Beranda
Seputar Publik / Berita

Catat! Lebaran Betawi 2026 Hadir di Lapangan Banteng, Festival Budaya Betawi Terbesar di Jakarta

Perhelatan budaya tahunan yang digelar Majelis Kaum Betawi bersama Bamus Betawi dan Pemprov DKI Jakarta ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi, melestarikan tradisi, serta meneguhkan identitas Betawi di tengah perkembangan Jakarta sebagai kota global.
Majelis Kaum Betawi (MKB) Fauzi Bowo didampingi Ketua Umum Bamus Betawi, Riano P Ahmad, Jum'at (10/4/2026). Majelis Kaum Betawi (MKB) Fauzi Bowo didampingi Ketua Umum Bamus Betawi, Riano P Ahmad, Jum'at (10/4/2026).

Seputarpublik.com, JAKARTA — Majelis Kaum Betawi (MKB) bersama Badan Musyawarah (Bamus) Betawi menggandeng Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menggelar Lebaran Betawi 1447 Hijriah di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, selama 3 hari (10-12 April 2026).

Ketua Umum MKB, Fauzi Bowo, menegaskan bahwa Lebaran Betawi bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan bagian dari upaya merawat dan memberdayakan budaya Betawi di tengah perkembangan Jakarta sebagai kota global.

“Lebaran Betawi ini merupakan tradisi yang sarat nilai. Bukan hanya seremoni, tetapi juga wujud pelestarian budaya, semangat kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan masyarakat Betawi,” ujar Fauzi Bowo, Jumat (10/4/2026)

Ia menjelaskan, tradisi Lebaran Betawi sejak dulu identik dengan silaturahmi antarwarga, antar keluarga, hingga antar kampung, yang sering diiringi dengan tradisi “anter-anteran”.

Menurut dia, nilai-nilai tersebut akan dihadirkan kembali dalam perhelatan tahun ini.

“Kita ingin mencerminkan kembali tradisi itu dalam Lebaran Betawi tahun ini. Tema yang diangkat adalah ‘Lebaran Betawi Jakarta Memperkokoh Persaudaraan dan Merawat Tradisi untuk Jakarta Kota Global’,” katanya.

Fauzi Bowo juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta atas dukungan berkelanjutan terhadap pelestarian budaya Betawi.

Ia berharap, melalui kegiatan yang digelar secara sistematis ini, masyarakat Betawi dapat terus menjadi bagian penting dalam pembangunan Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada budaya.

“Kami mengajak seluruh warga Jakarta untuk hadir, mengenal, dan menikmati ragam budaya Betawi, sekaligus bersama-sama merawat tradisi yang baik ini,” ujarnya.

Sebagai penutup, Fauzi Bowo menyampaikan pantun khas Betawi:

Naik delman ke Cikini,

Ke Cikini mau makan bakmi,

Inti Lebaran Betawi silaturahmi,

Kalau enggak begitu, enggak ada arti.

Sementara itu, Ketua Umum Bamus Betawi, Riano P Ahmad, juga mengajak seluruh masyarakat Betawi cang, encing, nyak, hingga babe untuk meramaikan Lebaran Betawi 2026.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang tidak hanya menjadi ajang budaya, tetapi juga mempererat silaturahmi antara masyarakat Betawi dan seluruh warga Jakarta.

“Lebaran Betawi ini bukan hanya tradisi, tetapi juga ruang kebersamaan. Setiap tahun konsepnya terus berkembang dan menghadirkan hal-hal yang lebih strategis dan berbeda,” ujar Riano.

Ia juga mengingatkan bahwa Lebaran Betawi tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-18 sejak pertama kali digelar.

“Alhamdulillah, tahun ini memasuki tahun ke-18. Mari kita ramaikan dan meriahkan bersama di Lapangan Banteng,” katanya.

Riano menutup ajakannya dengan pantun:

Dari Buaran ke Karawang,

Jangan lupa mampir ke Bekasi,

Kalau ada umur panjang

Jangan lupa datang ke Lebaran Betawi.(*/hel)