Seputar Publik / Otomotif

Changan Uji Teknologi Kendaraan Listrik di Suhu Minus 40°C, Global Testing Season 2026 Resmi Dimulai

Pengujian ekstrem di Yakeshi tandai strategi global baterai sodium-ion, evolusi SDA Intelligence berbasis AI, serta ekspansi pasar internasional termasuk Indonesia melalui kolaborasi dengan Indomobil
Changan Automobile resmi memulai Global Testing Season 2026 di Yakeshi, Tiongkok, dengan pengujian kendaraan listrik pada suhu ekstrem hingga minus 40°C, sekaligus memperkenalkan strategi baterai sodium-ion dan penguatan sistem keselamatan SDA Intelligence berbasis AI untuk validasi teknologi mobilitas cerdas secara global, termasuk ekspansi pasar Indonesia bersama Indomobil Group. Changan Automobile resmi memulai Global Testing Season 2026 di Yakeshi, Tiongkok, dengan pengujian kendaraan listrik pada suhu ekstrem hingga minus 40°C, sekaligus memperkenalkan strategi baterai sodium-ion dan penguatan sistem keselamatan SDA Intelligence berbasis AI untuk validasi teknologi mobilitas cerdas secara global, termasuk ekspansi pasar Indonesia bersama Indomobil Group.

Dalam acara tersebut, Changan menegaskan strategi baterai global bertajuk “Dual Core Battery Era: Sodium, Lithium” yang memposisikan baterai sodium-ion sebagai pelengkap strategis baterai lithium. Chief Brand Officer China Changan Automobile Group, Tan Benhong, menyatakan bahwa ke depan Changan akan menghadirkan lebih banyak model kendaraan yang mengadopsi teknologi baterai sodium-ion di berbagai merek di bawah naungannya.

Baterai sodium-ion Changan saat ini tengah menjalani pengujian ekstrem untuk memverifikasi batas performa dan keamanan intrinsik. Dalam suhu dingin ekstrem, sistem ini terbukti mampu mempertahankan kestabilan daya secara signifikan, bahkan pada kondisi di bawah minus 40 derajat Celsius. Dari sisi keselamatan, Changan bekerja sama dengan CATL untuk melakukan uji penyalahgunaan ekstrem, mulai dari penghancuran multi-sumbu, penetrasi bor, hingga pemotongan penuh—seluruhnya tanpa menimbulkan asap, api, maupun ledakan.

SDA Intelligence: Dari Keselamatan Pasif ke Proaktif Berbasis AI

Selain baterai, Changan juga menampilkan evolusi SDA Intelligence, kerangka keselamatan kendaraan berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk beroperasi secara proaktif dalam kondisi berkendara sulit.

Uji coba langsung di Yakeshi memperlihatkan bagaimana sistem ini bekerja di permukaan es dengan gesekan rendah, kondisi yang jarang disimulasikan secara realistis di laboratorium.

Tulis Komentar

Komentar