Peninjauan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Gubernur Jawa Tengah Achmad Luthfi, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono, dan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria.
Koperasi Merah Putih di Desa Bentangan ini direncanakan akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo dan menjadi salah satu program prioritas yang tidak boleh gagal.
“Saya sudah lapor Pak Presiden waktu di Brasil soal persiapan ini. Saya sampaikan, Jawa Tengah sudah siap. Bapak mau launching kapan saja, kita sudah siap. Ini hasil kerja keras teman-teman menteri, wamen, pemda, dan dukungan dari BUMN,” kata Zulhas di lokasi.
Zulhas juga menyebutkan bahwa secara nasional, sebanyak 78 ribu koperasi Merah Putih telah siap untuk diresmikan dari total target 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia.
“Koperasi ini adalah gagasan langsung Presiden. Kita hanya melaksanakan. Koperasi tidak boleh gagal, karena kalau gagal, orang akan kehilangan kepercayaan terhadap koperasi,” tegas Zulhas.
Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi solusi konkret dalam mendekatkan akses pangan dan kebutuhan pokok ke masyarakat, menstabilkan harga, serta memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. Kementerian Pertanian mendukung penuh inisiatif ini dengan memastikan distribusi sarana produksi pertanian berjalan efektif melalui koperasi.
“Launching besok sudah siap berkat kerja keras para menteri, wamen, pemda, Gubernur selaku Ketua Satgas, serta dukungan penuh dari BUMN," tukas Zulhas.
(*)
Komentar