Ia menjelaskan, penguatan sosialisasi dilakukan secara masif melalui keterlibatan 1.777 personel yang terdiri atas Kader Pos KB, Sub KB, dan Tim Pendamping Keluarga (TPK/TPD). Mereka bertugas membantu masyarakat dalam pemantauan pelaksanaan SPPG MBG 3B, pengawasan distribusi makanan bergizi, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan barcode Lapor Gizi 3B MBG.
“Kami telah menginstruksikan seluruh kader untuk aktif membantu masyarakat, baik dalam pemantauan pelaksanaan MBG 3B maupun sosialisasi penggunaan barcode pengaduan. Hingga saat ini sudah terdapat sekitar 20 laporan yang masuk ke aplikasi Lapor Gizi 3B MBG dan seluruhnya telah kami tindak lanjuti agar segera diselesaikan oleh tim di lapangan,” katanya.
Hingga saat ini, kegiatan pemantauan sekaligus sosialisasi Program Inovasi Bidang KB Lapor Gizi 3B MBG telah dilaksanakan di tujuh titik SPPG di Kabupaten Serang sebagai bagian dari penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan gizi masyarakat.
Menurut Hj. Iis, program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pemantauan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita guna menekan angka stunting di Kabupaten Serang.
“Sosialisasi Lapor Gizi 3B MBG menjadi langkah nyata dalam memperkuat pemantauan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita guna menekan angka stunting di Kabupaten Serang. Bersama, kita wujudkan generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting,” ujarnya.
Komentar