Seputarpublik.com || JAKARTA — Imam Besar sekaligus Menteri Agama RI memastikan tidak ada pembagian langsung daging kurban kepada masyarakat pada pelaksanaan 1447 Hijriah tahun ini.
Sebagai gantinya, pendistribusian hewan kurban akan difokuskan kepada pondok pesantren, panti asuhan, perguruan tinggi Islam, serta sejumlah lembaga binaan Istiqlal yang sebelumnya telah didata.
“Jadi di sini kami tidak membagikan langsung kepada masyarakat. Bantuan akan diberikan melalui pondok pesantren yang sudah kami data,” ujar Nasaruddin sebagaimana dikutip dari Antara, Selasa (26/5/2026).
Menurut Nasaruddin, pola distribusi tersebut dipilih untuk memastikan penyaluran daging kurban berjalan lebih tertib, aman, dan tepat sasaran.
Ia menjelaskan, mekanisme pembagian langsung kepada masyarakat pernah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya. Namun, metode tersebut dinilai menimbulkan sejumlah kendala di lapangan, mulai dari antrean panjang hingga kerumunan yang sulit dikendalikan.
“Dulu pernah seperti itu, tetapi banyak persoalan yang muncul, seperti dorong-dorongan dan rebutan. Bahkan ada yang sampai jatuh pingsan,” katanya.
Komentar