Seputar Publik / Opini

Fakta Arkeologis dan Sejarah Kerajaan Galunggung

Oleh : Dede Farhan Aulawi

Berdasarkan interpretasi prasasti Geger Hanjuang, masa penobatan Batari Hyang sebagai penguasa kerajaan resmi (dari keadaan kabuyutan ke kerajaan) adalah pada 13 Bhadrapada 1033 Saka ≈ 21 Agustus 1111 M. Penguasa awal dikenal sebagai Batari Hyang yang mengambil alih pemerintahan dari Resi Guru sebelumnya. Beberapa nama sesepuh/Batara yang disebut dalam sumber‐sumber adalah Batara Semplakwaja, Batara Kuncung Putih, Batara Kawindu, Batara Wastuhayu, sebelum era Batari Hyang. 

Ada naskah yang dikenal sebagai Amanat Galunggung, yang memuat petuah, ajaran, termasuk tentang menjaga perlindungan (parit / susuk), ritual, dan tanggung jawab agama/spiritual pemerintah. Ajaran Galunggung (“Sang Hyang Siksakanda ng Karesian”) termasuk mempunyai pengaruh hingga masa Pakuan Pajajaran, misalnya pada zaman Prabu Siliwangi. 

Tulis Komentar

Komentar