Seputarpublik.com || JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Festival Bazar Kemendagri 2026 dengan menghadirkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah.
Kegiatan yang berlangsung pada 12–14 Agustus 2026 di Plaza Gedung A Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, tersebut dirangkaikan dengan berbagai kegiatan pemberdayaan, edukasi, layanan publik, dan hiburan.
Pada pembukaan festival, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendagri Yane Bima Arya membacakan sambutan Pembina DWP Kemendagri Tri Tito Karnavian. Dalam sambutannya, Tri Tito menekankan pentingnya peran UMKM dalam menggerakkan perekonomian sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
“UMKM bukan hanya penggerak roda ekonomi, melainkan juga wadah kreativitas, pelestarian warisan kebudayaan daerah, serta benteng ketahanan ekonomi keluarga,” ujar Yane saat membacakan sambutan Tri Tito Karnavian pada pembukaan Festival Bazar Kemendagri di Kantor Pusat Kemendagri, Rabu (12/8/2026).
DWP Dorong Penguatan UMKM
Tri Tito juga menyoroti peran strategis DWP dalam mendorong pemberdayaan keluarga dan penguatan ekonomi masyarakat. DWP diharapkan turut menggaungkan gerakan mencintai produk dalam negeri sekaligus membantu mengembangkan berbagai potensi ekonomi masyarakat hingga ke daerah.
“DWP berdaya, UMKM maju, Kementerian Dalam Negeri solid, Indonesia kuat,” katanya.
Selain membacakan sambutan, Yane Bima Arya turut menjadi pembicara dalam talkshow bertajuk “Work Life Harmony: Menyelaraskan antara Pekerjaan, Keluarga, dan Diri Sendiri.”
Talkshow tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan edukatif yang ditujukan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas keluarga besar Kemendagri serta masyarakat.
Hadirkan 57 Tenant UMKM
Festival Bazar Kemendagri diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-81 Kemendagri.
Sebanyak 57 tenant UMKM turut meramaikan festival dengan menawarkan beragam produk, mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan, kebutuhan rumah tangga, hingga berbagai produk kreatif lainnya.
Sejumlah produk dari perwakilan pemerintah provinsi juga turut ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
Tidak hanya menghadirkan bazar, rangkaian Festival Bazar Kemendagri juga diisi dengan berbagai kegiatan pemberdayaan dan edukasi.
Di antaranya Talkshow Pemberdayaan dan Pelestarian Lingkungan ASRI bersama Pandawara Group, sosialisasi layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan oleh Damkar DKI Jakarta, pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, serta sosialisasi mitigasi kebencanaan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
Bukan Sekadar Bazar
Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, Festival Bazar Kemendagri tidak hanya menjadi ruang promosi dan pemasaran produk UMKM, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan, edukasi, dan pelayanan publik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan di lingkungan Kemendagri serta mendorong kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri.
Dengan melibatkan UMKM dan berbagai unsur terkait, Festival Bazar Kemendagri diharapkan dapat menjadi ruang interaksi yang memberikan manfaat bagi pelaku usaha sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk lokal dan berbagai layanan publik.(Red)*
Puspen Kemendagri