Seputar Publik / Berita

Festival Kopyor 2026 Bogor Resmi Digelar, PPKS Perkuat Riset dan Agrowisata Kelapa Kopyor

PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui PPKS Unit Bogor menghadirkan Festival Kopyor 2026 sebagai ajang penguatan riset, inovasi, edukasi, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan agrowisata berbasis komoditas kelapa kopyor unggulan Indonesia.
Wali Kota Bogor Dede A. Rachim bersama jajaran PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) dan PPKS membuka Festival Kopyor 2026 di Kebun Kopyor PPKS Unit Bogor sebagai upaya memperkuat riset, inovasi, agrowisata, dan pengembangan kelapa kopyor unggulan Indonesia. Wali Kota Bogor Dede A. Rachim bersama jajaran PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) dan PPKS membuka Festival Kopyor 2026 di Kebun Kopyor PPKS Unit Bogor sebagai upaya memperkuat riset, inovasi, agrowisata, dan pengembangan kelapa kopyor unggulan Indonesia.

Ia juga berharap keberadaan Kebun Kopyor PPKS dapat menjadi modal penting bagi perguruan tinggi, dunia penelitian, dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan Kota Bogor sebagai City of Gastronomy berbasis potensi lokal.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Winarna, berharap Festival Kopyor dapat terus berkembang menjadi agenda yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa kopyor.

"Kami berharap Festival Kopyor semakin memberikan warna bagi Kota Bogor, menghadirkan manfaat ekonomi, sosial, dan edukasi, serta menjadi kegiatan yang semakin baik dan semakin ramai setiap tahunnya," ujarnya.

Wakil Kepala PPKS, Riza Arief Putranto, menjelaskan bahwa Festival Kopyor merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pengembangan Kebun Kopyor yang melibatkan masyarakat, pelaku usaha, akademisi, dan pemerintah.

Menurutnya, Kebun Kopyor PPKS Unit Bogor merupakan kawasan agrowisata berbasis penelitian pertama yang secara khusus mengangkat kelapa kopyor sebagai salah satu varietas unggul Indonesia.

"Festival ini bertujuan memperkenalkan kelapa kopyor kepada masyarakat sekaligus membangun ekosistem yang mampu mendorong pengembangan riset, edukasi, pariwisata, serta pemberdayaan UMKM. Kami optimistis kolaborasi seluruh pihak akan menjadikan potensi ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas," kata Riza.

Tulis Komentar

Komentar