“Kesimpulannya, demo ini merupakan langkah berikutnya yang kami ambil setelah adanya somasi berulang kali yang tidak mendapatkan respons dari pihak DPUPR Kota Cilegon,” ujar Ubaidilah.
Dalam aksi tersebut, Gempita juga menyampaikan sejumlah dugaan terkait proses administrasi proyek mini kompetisi.
Ubaidilah mengklaim pihaknya menemukan dugaan pemalsuan dokumen dalam proses tersebut. Ia meminta dugaan tersebut diklarifikasi melalui forum resmi yang melibatkan pihak-pihak terkait.
“Kami menduga ada pemalsuan dokumen dalam proses mini kompetisi dan hal tersebut diloloskan oleh pihak terkait. Kami juga menduga adanya pengkondisian terhadap proyek,” katanya.
Pernyataan tersebut merupakan klaim dan dugaan yang disampaikan pihak Gempita. Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dalam materi yang diterima mengenai hasil pemeriksaan resmi yang menyatakan dugaan tersebut telah terbukti.
Minta Evaluasi Proses Proyek
Atas dugaan tersebut, Gempita mendesak adanya evaluasi terhadap proses pelaksanaan proyek.
Komentar