Seputarpublik.com || KOTA SERANG — Majelis Al Futuhatil Barokah yang berlokasi di Kelurahan Warung Jaud, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, dipadati jamaah seusai Salat Jumat, Jumat (14/8/2026).
Jamaah yang didominasi kaum perempuan tersebut datang dari berbagai kelurahan di Kecamatan Kasemen dan Kecamatan Serang. Mereka antusias mengikuti pengajian dan mendengarkan ceramah yang disampaikan Ustadzah kondang, Hj. Hapsoh, dari Kragilan, Kabupaten Serang.
Pimpinan Majelis Al Futuhatil Barokah, H. Mad Raya, mengatakan kegiatan pengajian di majelis tersebut digelar secara rutin sebagai sarana memperkuat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan antarjamaah.
Menurutnya, kegiatan keagamaan di Majelis Al Futuhatil Barokah saat ini telah memiliki agenda rutin dalam satu pekan maupun kegiatan bulanan.
“Alhamdulillah, sebagian besar jamaah yang hadir hari ini sudah berasal dari berbagai kelurahan di Kota Serang. Karena tujuan kami menggelar pengajian tidak lain untuk mempererat silaturahmi dan menyatukan jamaah se-Kota Serang,” tutur H. Mad Raya.
Ia menjelaskan, dalam satu pekan pihaknya menggelar pengajian sebanyak empat kali. Selain itu, terdapat pengajian bulanan yang dilaksanakan setiap Jumat pada awal bulan Hijriah.
Pengajian Dikemas dengan Suasana Edukatif
Tidak hanya diisi dengan ceramah keagamaan, kegiatan di Majelis Al Futuhatil Barokah juga dikemas dengan berbagai kegiatan yang diharapkan membuat jamaah lebih nyaman mengikuti pengajian.
Salah satunya melalui pembagian doorprize kepada jamaah. Namun, untuk mendapatkannya, jamaah harus menjawab pertanyaan seputar agama Islam yang diberikan oleh penceramah.
Menurut pengelola majelis, kegiatan tersebut dilakukan agar suasana pengajian tidak terasa monoton sekaligus mendorong jamaah untuk mengingat kembali materi keagamaan yang disampaikan.
Harapannya, jamaah tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga membawa pengalaman positif setelah mengikuti kegiatan.
“Tujuannya agar jamaah tidak bosan atau jenuh serta membawa kesan ketika pulang ke rumah bahwa belajar dan mengaji harus dilakukan dengan hati dan dalam suasana yang menyenangkan,” demikian penjelasan yang disampaikan.
Ditutup Ramah Tamah dan Makan Bersama
Rangkaian pengajian kemudian ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama. Berbagai hidangan laut, mulai dari ikan, udang hingga kerang, disajikan untuk jamaah.
Kegiatan makan bersama tersebut menjadi bagian dari suasana kebersamaan setelah jamaah mengikuti rangkaian pengajian.
H. Mad Raya sendiri diketahui merupakan pengusaha yang bergerak di bidang jual beli ikan segar dan berbagai hasil laut.
Melalui kegiatan pengajian yang rutin digelar, Majelis Al Futuhatil Barokah diharapkan terus menjadi ruang silaturahmi dan pembelajaran keagamaan bagi masyarakat.
Semangat mempererat hubungan antarjamaah juga menjadi bagian dari komitmen majelis untuk membangun kebersamaan masyarakat di Kota Serang melalui kegiatan keagamaan yang terbuka dan bernuansa kekeluargaan.(Red)*