Seputar Publik / Berita

Halaqah Nasional PKPI, KH. Ilyas Marwal Tawarkan Konsep Pesantren Ramah Anak di Era Digital

Ketus Forum Persaudaraan dan Kemitraan Pesantren Indonesia (PKPI), DR. KH. M. Ilyas Marwal Ketus Forum Persaudaraan dan Kemitraan Pesantren Indonesia (PKPI), DR. KH. M. Ilyas Marwal

“Lalu mengembangkan karakter dan akhlak mulia. Pesantren harus menjadi tempat di mana anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang jujur, tangguh, dan beriman. Mampu melindungi dari kekerasan. Baik kekerasan fisik, verbal, maupun kekerasan digital (seperti perundungan daring). Dan memfasilitasi kreativitas dan bakat mereka, pesantren juga harus menciptakan lingkungan yang mendukung potensi setiap para santri,” ujarnya.

Untuk mewujudkan pesantren ramah anak di era digital, diperlukan upaya strategis yang komprehensif. Beberapa langkah yang dapat kita tempuh, antara lain:

Pemanfaatan Teknologi Secara Positif. Teknologi harus menjadi alat untuk mendukung pendidikan Islam, bukan menjadi ancaman.

Pesantren dapat memanfaatkan platform digital untuk pembelajaran daring, dakwah interaktif, dan pengembangan literasi digital santri.

Peningkatan Kapasitas Pengasuh dan Guru. Para kiai, ustadz, dan pembina harus dibekali dengan kemampuan memahami psikologi anak, keterampilan komunikasi, serta wawasan tentang risiko dan peluang teknologi.

Kemitraan dengan Berbagai Pihak. Pesantren tidak bisa bekerja sendirian. Kita perlu bermitra dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dan dunia usaha untuk menciptakan program-program yang mendukung pesantren ramah anak.

Membangun Sistem Perlindungan Anak. Setiap pesantren harus memiliki kebijakan yang jelas dan tegas dalam mencegah kekerasan serta melindungi hak-hak santri.

Tulis Komentar

Komentar