Seputar Publik / Nusantara

Hari Jadi Kota Pontianak ke-252 Dimeriahkan Atraksi Terjun Payung dan Dentuman Meriam

Atraksi terjun payung meriahkan hari jadi ke-252 Kota Pontianak Atraksi terjun payung meriahkan hari jadi ke-252 Kota Pontianak

“Jadi IPM ini adalah tolok ukur kemajuan suatu daerah dan negara karena di situ ada tiga unsur utama yaitu pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat atau kesejahteraan masyarakat Kota Pontianak semakin meningkat,” kata Edi Kamtono.

Menurutnya, Pandemi COVID-19 adalah rintangan pertama ketika mengawali pemerintahannya, disambut dengan persoalan yang lain, di antaranya pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, perekonomian serta sosial. Tetapi segalanya berhasil dilewati dengan baik bahkan tetap menoreh berbagai penghargaan.

“Saya mengapresiasi jajaran Pemkot Pontianak yang telah mendedikasikan tenaga dan waktunya untuk melayani masyarakat Kota Pontianak, sehingga kita mampu menoreh bermacam pencapaian, serta melampaui target RPJMD 2020-2024,” ucapnya.

Sementara itu Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Harisson menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan yang dicapai Pemkot Pontianak. Menjelang musim pemilu beberapa waktu mendatang, kepada warga Kota Pontianak, ia berpesan untuk menjaga suasana kondusif menghadapi pesta demokrasi.

“Jangan sampai karena beda pilihan kita jadi musuh-musuhan di lapangan,” katanya.

Sebagai ibu kota provinsi, Pontianak memegang peranan penting dalam kemajuan Kalbar. Menurut Harisson, wilayah dengan julukan Kota Khatulistiwa ini harus memberikan contoh terhadap 13 kabupaten/kota lainnya di Kalbar.

“Selamat Hari Jadi ke-252 Pontianak, semoga semakin bersinar, harmonis dan tangguh,” jelas dia.

Untuk aksi terjun payung dilakukan oleh empat penerjun dari Federasi Aerosport Indonesia (Fasida) Kalbar dan atraksi dua unit pesawat tempur dari Lanud Supadio memukau para tamu undangan beserta peserta Tari Jepin Massal yang berjumlah 12 ribu orang pada Puncak Peringatan Hari Jadi ke-252 Pontianak.

Tulis Komentar

Komentar