Seputar Publik / Berita

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Ketahanan Industri Teh, PT RPN Gelar Webinar Nasional Hadapi Ancaman El Nino

Bersama Asosiasi Teh Indonesia, PT Riset Perkebunan Nusantara mendorong strategi adaptasi berbasis riset dan inovasi guna menjaga produktivitas serta daya saing industri teh nasional di tengah perubahan iklim.
Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menggelar webinar nasional bersama Asosiasi Teh Indonesia guna memperkuat strategi adaptasi industri teh menghadapi ancaman El Nino dan perubahan iklim. Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menggelar webinar nasional bersama Asosiasi Teh Indonesia guna memperkuat strategi adaptasi industri teh menghadapi ancaman El Nino dan perubahan iklim.

Ardhasena Sopaheluwakan memaparkan materi mengenai prediksi El Nino 2026 beserta potensi dampaknya terhadap perkebunan teh. Sementara itu, Irwan Kurniawan berbagi pengalaman perusahaan dalam menghadapi musim kemarau panjang serta dampaknya terhadap produksi dan operasional perkebunan.

Dari sisi penelitian, Erdiansyah Rezamela menjelaskan berbagai strategi teknis mitigasi berbasis hasil riset guna menjaga produktivitas tanaman teh saat menghadapi kekeringan.

Adapun Nuzul Hijri Darlan memperkenalkan pemanfaatan Nusaklim, sebuah instrumen berbasis data dan informasi iklim yang dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kemampuan prediksi, mitigasi, serta adaptasi terhadap risiko perubahan iklim dalam pengelolaan perkebunan.

Kolaborasi antara regulator, praktisi, dan lembaga penelitian tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan industri teh nasional melalui penerapan teknologi, inovasi, serta strategi adaptasi yang lebih efektif.

Melalui forum ini, PT RPN bersama Asosiasi Teh Indonesia berkomitmen memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan sekaligus menghasilkan rekomendasi yang aplikatif bagi pengembangan industri teh nasional.

Inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen Holding Perkebunan Nusantara dalam mendorong pengelolaan perkebunan yang berkelanjutan, berbasis inovasi, serta mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing industri teh Indonesia di tengah tantangan perubahan iklim global.(Adv)*

Tulis Komentar

Komentar