Beranda
Seputar Publik / Berita

HUT ke-50 Permata MHT dan HUT Jakarta ke-499, Ziarah ke Makam Mohammad Husni Thamrin Teguhkan Semangat Kebangsaan

DPP Permata MHT bersama tokoh Betawi, ulama, dan keluarga besar Mohammad Husni Thamrin menggelar ziarah serta tabur bunga sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan pahlawan nasional dan inspirasi membangun Jakarta yang maju, inklusif, dan berbudaya.
HUT ke-50 Permata MHT dan HUT Jakarta ke-499 diperingati dengan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai perjuangan, persatuan, dan pengabdian untuk Jakarta yang lebih maju dan berbudaya. HUT ke-50 Permata MHT dan HUT Jakarta ke-499 diperingati dengan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai perjuangan, persatuan, dan pengabdian untuk Jakarta yang lebih maju dan berbudaya.

Seputarpublik.com || JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 DPP Permata MHT yang bertepatan dengan HUT ke-499 Kota Jakarta, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Permata MHT menggelar ziarah dan tabur bunga di makam Pahlawan Nasional Betawi, Mohammad Husni Thamrin, di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa dan tahlil yang dipimpin Kiai Mari'e Marzuki, dilanjutkan pemaparan sejarah perjuangan Mohammad Husni Thamrin oleh H. Beky Mardani.

Ziarah tersebut diikuti jajaran pengurus DPP Permata MHT, di antaranya H. Muhammad Nuh, H. Supli Ali, H. Hamzah, para Koordinator Wilayah Permata MHT se-Jakarta, keluarga besar Mohammad Husni Thamrin, Prof. Sylviana Murni, Azis Kafia, serta sejumlah tokoh agama, termasuk Kiai Mahfudz Asirun dan Kiai Yusuf Aman.

Ketua Umum DPP Permata MHT, KH Marullah Matali, mengatakan peringatan hari jadi organisasi dan ulang tahun Jakarta menjadi momentum penting untuk meneladani perjuangan Mohammad Husni Thamrin sebagai tokoh pemersatu sekaligus inspirasi dalam membangun ibu kota.

Menurutnya, penggunaan nama Mohammad Husni Thamrin pada Permata MHT bukan sekadar identitas organisasi, melainkan bentuk penghormatan atas jasa besar sang pahlawan yang memperjuangkan kepentingan masyarakat dan mampu menyatukan warga Jakarta dari berbagai latar belakang.

"Mohammad Husni Thamrin adalah sosok yang mempersatukan kita. Apa pun kebaikan yang dilakukan untuk sebesar-besarnya kemaslahatan masyarakat akan terus dikenang. Itulah warisan perjuangan yang harus menjadi teladan bagi keluarga besar Permata MHT dan masyarakat Jakarta," ujar Marullah.

Ia berharap nilai-nilai perjuangan, kepedulian, dan pengabdian Mohammad Husni Thamrin terus hidup di tengah masyarakat serta mampu melahirkan generasi penerus yang memiliki semangat membangun Jakarta yang maju dan berbudaya.

Pada kesempatan yang sama, H. Beky Mardani mengulas perjalanan perjuangan Mohammad Husni Thamrin sebagai tokoh Betawi yang memiliki kontribusi besar bagi bangsa Indonesia.

Ia menjelaskan, Thamrin mengawali kiprahnya sebagai anggota Dewan Kota Batavia pada 1919, kemudian menjadi anggota Volksraad, serta mendirikan organisasi Kaum Betawi yang turut mengantarkan keterwakilan masyarakat Betawi dalam Kongres Pemuda hingga lahirnya Sumpah Pemuda 1928.

Beky juga menyoroti perjuangan Thamrin dalam memperjuangkan penggunaan istilah "Indonesia" menggantikan sebutan "Inlander", memperjuangkan perbaikan kampung-kampung Betawi, hingga membela kepentingan rakyat kecil.

"Mohammad Husni Thamrin bukan hanya tokoh Betawi, tetapi juga tokoh bangsa. Seluruh perjuangannya selalu berpihak kepada rakyat dan menjadi inspirasi yang tetap relevan hingga hari ini," katanya.

Menurut Beky, penghormatan besar yang diberikan Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno, serta ribuan masyarakat yang mengantarkan jenazah Thamrin hingga ke pemakaman menjadi bukti besarnya pengaruh dan kecintaan rakyat kepada sosok pahlawan nasional tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DPP Permata MHT, Fauzi Bowo, menilai semangat perjuangan Mohammad Husni Thamrin tetap relevan meskipun Jakarta saat ini menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan masa perjuangan sang pahlawan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2007–2012 itu mengajak masyarakat Betawi untuk terus menjaga, mengawal, dan membangun Jakarta dengan menjadikan nilai-nilai perjuangan Thamrin sebagai pedoman.

"Kondisi Jakarta hari ini memang berbeda dengan masa perjuangan Mohammad Husni Thamrin, tetapi semangat beliau tetap relevan, bahkan melampaui zamannya. Mari kita jadikan perjuangan beliau sebagai inspirasi untuk menjaga, mengawal, dan membangun kota yang kita cintai," ujar Fauzi Bowo.

Melalui kegiatan ziarah tersebut, DPP Permata MHT menegaskan komitmennya untuk terus merawat warisan perjuangan Mohammad Husni Thamrin sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Betawi dalam menyongsong masa depan Jakarta yang semakin maju, inklusif, dan berbudaya.(*/hel)