Seputarpublik.com, JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) melalui entitas risetnya, PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), berpartisipasi dalam penandatanganan 55 perjanjian riset Program Grant Riset Sawit yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) pada awal tahun 2026.
Program ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat riset serta inovasi sektor kelapa sawit nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Dalam agenda tersebut, Senior Executive Vice President Riset, Inovasi dan Sustainability PT RPN, Tjahjono Herawan, hadir mewakili perusahaan sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam pengembangan agenda strategis riset kelapa sawit nasional. Senin, (16/3/2026).
Nilai Riset Capai Rp88,1 Miliar
Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa total nilai kontrak kerja sama riset yang ditandatangani mencapai Rp88,1 miliar dengan skema pelaksanaan multi years hingga maksimal dua tahun.
Program Grant Riset Sawit merupakan program rutin BPDP yang bertujuan mendorong lahirnya riset aplikatif yang dapat langsung diimplementasikan serta memberikan nilai tambah bagi industri kelapa sawit nasional.
Komentar