“Kesuksesan adalah hak setiap anak, jangan kecil hati tapi nyalakan api semangat berbuat yang terbaik,” kata dia.
Sementara orang tua anak tersebut, Nurlela mengatakan anaknya yang berinisial S (17) sering membantu orang tua saat di rumah.
“Anaknya pendiam tapi rajin membantu orang tua,” kata dia.
Ia mengungkapkan anak pertamanya bermasalah dengan hukum karena diajak oleh teman-temannya.
“Kalau di rumah anaknya baik, tapi kan kita tidak tahu teman-temannya di luar sana. Makanya dia dua kali berkonflik dengan hukum,” kata dia.
Dirinya berharap anaknya dapat menyesali setiap hukuman yang pernah dijalani di Lembaga Permasyarakatan (LP).
“Semoga dia bisa Insyaf, nanti kalo ada uang akan lanjut sekolah karena pendidikan itu sangat penting,” katanya. (*/red/ant)
Komentar