Director of Business & Academy Development NBRI sekaligus Executive Director Id Battery, Muhammad Firmansyah, mengatakan kebutuhan baterai ke depan akan semakin luas.
> “Masa depan industri baterai Indonesia akan sangat ditentukan oleh seberapa efektif kita menghubungkan kebutuhan industri dengan riset, inovasi, pengembangan talenta, dan peluang pasar,” kata Firmansyah melalui siaran pers, 14 Agustus 2026.
Menurutnya, kebutuhan baterai tidak hanya berasal dari kendaraan listrik, tetapi juga semakin berkaitan dengan pengembangan energi terbarukan.
Dengan target pengembangan pembangkit listrik tenaga surya hingga 100 GW, kebutuhan terhadap BESS dinilai semakin penting untuk mendukung integrasi energi surya, menjaga keandalan sistem, serta mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan.
Karena itu, kolaborasi antara industri, akademisi, pemerintah, dan lembaga riset diperlukan agar pengembangan teknologi BESS dan baterai dapat menjawab kebutuhan sistem energi nasional.
Dorong Investasi dan Ekosistem Industri
Komentar