Seputarpublik.com Jakarta, -- Saat syahwat menguasai diri, menggambarkan kondisi batin manusia ketika hawa nafsu dan keinginan duniawi mendominasi akal dan hati. Hal ini sangat relevan dalam konteks spiritualitas, moralitas, dan perjuangan jiwa dalam kehidupan modern.
Makna Syahwat Dunia
Syahwat dalam Islam tidak selalu negatif, ia adalah bagian dari fitrah manusia. Namun, ketika syahwat dunia (keinginan terhadap harta, jabatan, kekuasaan, kenikmatan, dll) tidak dikendalikan oleh iman dan akal, ia bisa menjadi racun yang merusak jiwa.
“Dijadikan indah pada (pandangan) kecintaan manusia kepada apa-apa yang diingini...”
(Surat Ali Imran: 14)
Komentar