Seputarpublik.com || INTERNASIONAL – Federasi Sepak Takraw Internasional (International Sepaktakraw Federation/ISTAF) menyampaikan apresiasi kepada Takraw Association of Thailand (TAT) atas penunjukan empat pelatih baru yang akan menangani Tim Nasional Sepak Takraw putra dan putri Thailand dalam persiapan menghadapi Kejuaraan Dunia Sepak Takraw King's Cup ke-39 Tahun 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan ISTAF melalui rilis resmi yang diterbitkan pada 3 Juli 2026.
Sekretaris Jenderal ISTAF, Datuk Abdul Halim Kader, menilai langkah cepat yang diambil TAT mencerminkan komitmen organisasi dalam menjaga kesinambungan pembinaan atlet sekaligus mempertahankan tradisi prestasi sepak takraw Thailand di tingkat internasional.
Menurutnya, pergantian pelatih merupakan kewenangan penuh federasi nasional sebagai bagian dari tata kelola organisasi olahraga yang profesional dan menjadi hak setiap anggota federasi dalam menyusun strategi pembinaan tim nasional.
Empat Pelatih Baru Tim Nasional Thailand
TAT menunjuk empat pelatih berpengalaman untuk memimpin Tim Nasional Sepak Takraw Thailand, terdiri dari dua pelatih untuk sektor putra dan dua pelatih untuk sektor putri.
Tim Nasional Putra Thailand:
• First Lieutenant Pornchai Kaokaew (Royal Thai Army)
• Phattharaphong Yupadee (mantan Royal Thai Army)
Tim Nasional Putri Thailand:
• Weerachai Saengsawang (Chonburi Sports School)
• Chakri Phuangcharoen (Nakhon Pathom Sports School)
Keempat pelatih tersebut dipersiapkan untuk memimpin Thailand menghadapi Kejuaraan Dunia Sepak Takraw King's Cup ke-39 Tahun 2026, salah satu turnamen paling bergengsi dalam kalender kompetisi sepak takraw internasional.
Menggantikan Pelatih Sebelumnya
Penunjukan pelatih baru dilakukan setelah TAT memutuskan mengganti pelatih tim nasional sebelumnya, Sakda Janthawong dan Sombat Bantee.
Berdasarkan keterangan resmi ISTAF, keduanya saat ini masih menjalani penangguhan sementara terkait proses disipliner yang berkaitan dengan penyelenggaraan ISTAF Sepaktakraw World Cup Kuala Lumpur 2026.
Dalam rilis resminya, ISTAF tidak menguraikan lebih lanjut mengenai substansi proses disipliner tersebut.
ISTAF Hormati Kewenangan Federasi Nasional
ISTAF menegaskan tetap menghormati kewenangan setiap federasi anggota dalam mengelola organisasi, termasuk dalam penunjukan pelatih, penyusunan manajemen tim nasional, serta kebijakan teknis lainnya.
Federasi internasional itu juga menyambut baik langkah cepat yang diambil TAT karena dinilai mampu memastikan proses persiapan tim nasional tetap berjalan optimal tanpa mengganggu agenda kompetisi internasional.
> "Penunjukan para pelatih berpengalaman ini mencerminkan komitmen Thailand untuk terus menjaga tradisi prestasi di cabang olahraga sepak takraw. Atas nama ISTAF, saya mengucapkan selamat kepada Takraw Association of Thailand serta berharap para pelatih dan atlet dapat meraih hasil terbaik pada Kejuaraan Dunia King's Cup ke-39," ujar Sekretaris Jenderal ISTAF, Datuk Abdul Halim Kader.
ISTAF juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dengan seluruh federasi anggota dalam mengembangkan olahraga sepak takraw di tingkat global melalui penerapan prinsip integritas, sportivitas, tata kelola organisasi yang baik, serta profesionalisme.(Red)*