Seputarpublik, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hampir di seluruh wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu berawan pada Sabtu atau bertepatan pada Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.
BMKG melalui laman resminya yang dipantau di Jakarta, memprakirakan sejak pagi hari seluruh wilayah Jakarta berawan.Namun pada siang hari, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan diprakirakan hujan dengan intensitas ringan, sementara wilayah lainnya, berawan.Oleh karena itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat Jakarta mewaspadai potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Jaksel dan Jaktim pada sore hari menjelang malam hari serta wilayah Jakut, Jakarta Pusat dan Jaktim pada dini hari.Begitu pun pada malam harinya, hampir seluruh wilayah Jakarta diprakirakan berawan. Hanya, Jakarta Barat yang diprakirakan hujan ringan.Adapun suhu udara di Jakarta diperkirakan berada pada kisaran minimum 23 derajat hingga 31 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara diperkirakan berada pada kisaran 75-100 persen.Suhu yang paling tinggi berada di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan suhu berkisar 23-31 derajat celsius.Seputar Publik / Megapolitan
Jakarta Timur dan Jakarta Selatan Diprakirakan Hujan Ringan pada Sabtu Siang
Ilustrasi hujan
Tulis Komentar
Berita Terkait
Baca Juga
Lainnya
Muzammil Yusuf Apresiasi Keteladanan Politik Khoirudin, Pimpin Paripurna Pergantian Dirinya sebagai Ketua DPRD DKI
Salak Heritage Club Audiensi dengan Sekjen MPR RI, Perkuat Semangat Kebangsaan dan Pelestarian Sejarah
Kabupaten Tangerang Juara Umum POTRADA III 2026, Buktikan Keunggulan Olahraga Tradisional
Wamendagri Bima Arya Dorong Kepala Daerah Perkuat Ketahanan Pangan dan Percepat Transisi Energi
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Langkat dan PTPN IV PalmCo Bangun Sumur Bor untuk Warga, Perluas Akses Air Bersih
Khitanan Massal Jakarta Pecahkan Rekor MURI, Gubernur Pramono Anung Targetkan 5.000 Peserta pada HUT ke-500 Jakarta
Koperasi Para Seuneu: Merajut Kembali Kedaulatan Benih di Tengah Gelombang Raksasa Global
Komentar