Seputar Publik / Berita

Jelang APCAT Summit 2026, Wamendagri Bima Arya Soroti Tiga Agenda Strategis Daerah

Pengendalian tembakau, harmonisasi regulasi, dan regenerasi kepemimpinan jadi fokus utama forum kota Asia Pasifik
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto saat memaparkan agenda strategis menjelang APCAT Summit 2026 di Jakarta. (Foto: Puspen Kemendagri)* Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto saat memaparkan agenda strategis menjelang APCAT Summit 2026 di Jakarta. (Foto: Puspen Kemendagri)*

> “Tantangan kita hari ini bukan hanya membangkitkan kesadaran para kepala daerah dalam menghadapi isu pengendalian tembakau, tetapi juga berhadapan langsung dengan industri tembakau,” ujar Bima dalam Rapat Persiapan APCAT Summit 2026 yang digelar di Hotel JW Marriott Jakarta, Minggu (25/1/2026).

Ia menyoroti semakin kompleksnya tantangan akibat inovasi dan kreativitas industri tembakau yang kini mudah masuk ke lingkungan keluarga dan tempat kerja melalui berbagai bentuk pemasaran. Bahkan, iklan produk tembakau kerap dikemas menyerupai permen dan minuman ringan.

> “Ini menunjukkan bahwa situasi hari ini menuntut kita untuk semakin memperkuat kesadaran dan komitmen dalam pengendalian tembakau. Itu menjadi isu pertama,” tegas Bima, yang pernah menjabat sebagai Co-Chair APCAT bersama Wali Kota Balanga City, Filipina, Francis Anthony S. Garcia.

Isu kedua yang menjadi perhatian adalah harmonisasi regulasi. Menurut Bima, pemerintah perlu memastikan kebijakan pengendalian tembakau, baik di tingkat nasional maupun daerah, berjalan selaras. Dalam hal ini, Kementerian Dalam Negeri berperan penting melakukan harmonisasi peraturan daerah.

Tulis Komentar

Komentar