> “Tantangan kita hari ini bukan hanya membangkitkan kesadaran para kepala daerah dalam menghadapi isu pengendalian tembakau, tetapi juga berhadapan langsung dengan industri tembakau,” ujar Bima dalam Rapat Persiapan APCAT Summit 2026 yang digelar di Hotel JW Marriott Jakarta, Minggu (25/1/2026).
Ia menyoroti semakin kompleksnya tantangan akibat inovasi dan kreativitas industri tembakau yang kini mudah masuk ke lingkungan keluarga dan tempat kerja melalui berbagai bentuk pemasaran. Bahkan, iklan produk tembakau kerap dikemas menyerupai permen dan minuman ringan.
> “Ini menunjukkan bahwa situasi hari ini menuntut kita untuk semakin memperkuat kesadaran dan komitmen dalam pengendalian tembakau. Itu menjadi isu pertama,” tegas Bima, yang pernah menjabat sebagai Co-Chair APCAT bersama Wali Kota Balanga City, Filipina, Francis Anthony S. Garcia.
Isu kedua yang menjadi perhatian adalah harmonisasi regulasi. Menurut Bima, pemerintah perlu memastikan kebijakan pengendalian tembakau, baik di tingkat nasional maupun daerah, berjalan selaras. Dalam hal ini, Kementerian Dalam Negeri berperan penting melakukan harmonisasi peraturan daerah.
Komentar