Seputarpublik.com, JAKARTA — Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, malam Nisfu Sya’ban menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan muhasabah diri, membersihkan hati, serta meluruskan niat dalam meningkatkan kualitas ibadah.
Kesadaran spiritual pada bulan Sya’ban diharapkan menjadi jembatan persiapan menuju Ramadhan, agar umat Islam dapat menjalani ibadah dengan lebih khusyuk, konsisten, dan bermakna.
Bulan Sya’ban sendiri merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah yang sering terlewat dari perhatian. Padahal, bulan ini memiliki kedudukan istimewa karena berada di antara Rajab dan Ramadhan, serta dikenal sebagai bulan yang dimuliakan oleh Nabi Muhammad SAW.
Di bulan ini terdapat tanggal penting, yakni 15 Sya’ban atau Nisfu Sya’ban, yang oleh banyak ulama diyakini sebagai waktu diangkatnya amal-amal manusia kepada Allah SWT. Karena itu, Sya’ban sering dijadikan momentum memperbanyak ibadah sekaligus mempersiapkan diri menyambut Ramadhan.
Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah dan Masehi, Nisfu Sya’ban 1447 H bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026. Adapun malam Nisfu Sya’ban dimulai sejak Senin, 2 Februari 2026, setelah Maghrib hingga terbit fajar keesokan harinya.
Komentar