Seputar Publik / Berita

JMSI–Beyond Borders Dorong Media Daerah Jadi Motor Implementasi Ekonomi Biru Nasional 2026

Dialog Strategis Nasional menegaskan peran media daerah sebagai jembatan kebijakan pusat dan realitas pesisir, kepulauan, serta kawasan perbatasan
Dialog Strategis Nasional 2026 bertema Ekonomi Biru Indonesia yang digelar JMSI bersama Beyond Borders Indonesia di Kampus Pascasarjana Universitas Sahid, Jakarta, Kamis (15/1/2026), mempertemukan akademisi, kepala daerah, dan insan media untuk menjembatani kebijakan nasional dengan implementasi daerah. Dialog Strategis Nasional 2026 bertema Ekonomi Biru Indonesia yang digelar JMSI bersama Beyond Borders Indonesia di Kampus Pascasarjana Universitas Sahid, Jakarta, Kamis (15/1/2026), mempertemukan akademisi, kepala daerah, dan insan media untuk menjembatani kebijakan nasional dengan implementasi daerah.

Kegiatan tersebut diikuti oleh akademisi dan mahasiswa dari Universitas Sahid, Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Universitas Bung Karno, serta kalangan jurnalis dan praktisi media.

Sejumlah narasumber nasional turut hadir, di antaranya Prof. Dr. Martani Huseini, Guru Besar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia dan mantan Direktur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan; Prof. Dr. Maman Hermawan, Guru Besar Politeknik AUP Jakarta; Muhammad Thaher Hanubun, Bupati Maluku Tenggara; serta Teguh Santosa, pakar hubungan internasional dan geopolitik sekaligus Ketua Umum JMSI Pusat.

Dalam dialog tersebut, JMSI menegaskan posisinya sebagai ruang pertemuan strategis antara suara daerah dan arah pembangunan nasional. JMSI berpandangan bahwa masa depan Indonesia dibangun dari daerah, di mana cerita, tantangan, dan peluang dari wilayah pesisir, kepulauan, serta kawasan perbatasan harus dirangkai menjadi narasi pembangunan nasional yang utuh dan berkelanjutan.

Media daerah, dalam konteks ini, tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai aktor strategis yang mengkurasi, memperkuat, dan mengarusutamakan narasi pembangunan berbasis lokal agar menjadi bagian dari agenda nasional.

Ketua Umum JMSI Pusat, Teguh Santosa, menegaskan bahwa JMSI hadir sebagai penghubung antara kebijakan nasional dan realitas daerah, khususnya dalam mendorong pemahaman publik serta pengawalan implementasi ekonomi biru di tingkat lokal. Peran tersebut dijalankan melalui penguatan narasi media daerah, distribusi konten lintas provinsi, serta penjagaan standar etika dan profesionalisme pers.

Dialog Strategis Nasional 2026 ini terbuka bagi masyarakat, komunitas, pelaku usaha, akademisi, media, dan pemerhati pembangunan kelautan serta wilayah pesisir. Melalui forum ini, JMSI kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat media daerah sebagai jembatan kebijakan nasional dan aspirasi daerah, sekaligus sebagai pilar penting pengembangan ekonomi biru Indonesia.

Kegiatan ini didukung oleh Universitas Sahid, JMSI, Beyond Borders Indonesia, Invest in Islands, One Village One Innovation, serta McDonald’s Indonesia. [Red]

Tulis Komentar

Komentar