Seputarpublik.com || JAKARTA – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) DK Jakarta, Wachid Wibowo, memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran pegawai Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Narkotika Jakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta, Edi Sigit Budiman, para pejabat struktural, serta seluruh pegawai di lingkungan Lapas Narkotika Jakarta.
Dalam arahannya, Wachid Wibowo menegaskan pentingnya pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) serta ketentuan peraturan yang berlaku. Menurutnya, kepatuhan terhadap SOP menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan dan pengamanan yang profesional, efektif, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh pegawai agar terus meningkatkan profesionalitas, loyalitas, disiplin, integritas, serta akuntabilitas dalam menjalankan tugas sehari-hari. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan organisasi menghadapi berbagai tantangan tugas pemasyarakatan yang semakin dinamis.
“Laksanakan tugas dan fungsi sesuai SOP yang berlaku. Tingkatkan profesionalitas, loyalitas, disiplin, integritas, serta akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Wachid Wibowo.
Lebih lanjut, Kakanwil juga mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi, baik di lingkungan internal maupun dengan berbagai pemangku kepentingan eksternal. Menurutnya, kerja sama yang solid dan komunikasi yang baik akan mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pemasyarakatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.
Ia menambahkan bahwa penguatan sinergi antarpegawai dan stakeholder menjadi salah satu kunci dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang semakin baik.
Kegiatan pengarahan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pegawai dalam menjaga profesionalisme dan integritas, sekaligus mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemasyarakatan yang maju, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.(Gama'L)*