Menurutnya, kondisi cuaca di Riau memiliki karakteristik yang perlu menjadi perhatian dalam upaya penanggulangan karhutla.
"Karena karhutla di Riau ini berbeda. Ada dua kali potensi karhutla. Salah satunya yang akan dihadapi adalah Juli hingga September 2026, yaitu El Nino atau kekeringan panjang. Saya ingatkan jajarannya agar mempersiapkan diri dengan lebih baik," kata Listyo.
Kapolri juga meminta tim Satgas Karhutla mempersiapkan sumber-sumber air sehingga ketersediaan air tetap terjaga apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
PTPN IV PalmCo Siapkan Peralatan Pemadam
Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menjelaskan bahwa PTPN IV PalmCo menyiapkan berbagai peralatan untuk mendukung penanggulangan karhutla di wilayah operasionalnya.
Peralatan tersebut antara lain tiga unit fire hose rubber red sepanjang 20 meter dengan diameter 2,5 inci, mesin bertekanan tinggi Shibaura tipe TF 745 M1, pesawat nirawak, Jet Nozzle 2, mesin chainsaw, first aid box, seragam pelindung, serta perlengkapan pendukung lainnya.
"Bapak Kapolri memberikan arahan yang sangat jelas bahwa pencegahan bencana Karhutla, terutama di Riau yang kini mulai dilanda El Nino, merupakan tanggung jawab bersama," kata Bambang.
Komentar