Seputarpublik.com || JAKARTA -- Tanggal 12 Mei selalu menjadi salah satu penanda penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Pada hari itu, bangsa ini mengenang gugurnya empat mahasiswa Universitas Trisakti yang kemudian dikenal sebagai Pahlawan Reformasi—simbol keberanian, idealisme, dan pengorbanan generasi muda dalam memperjuangkan perubahan.
Keempat mahasiswa tersebut adalah:
1. Elang Mulia Lesmana
Mahasiswa Fakultas Teknik Mesin angkatan 1996, yang gugur pada usia 20 tahun.
2. Heri Hertanto
Mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 1995, yang gugur pada usia 21 tahun.
3. Hafidin Royan
Mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 1996, yang gugur pada usia 22 tahun.
4. Hendriawan Sie
Mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 1995, yang gugur pada usia 23 tahun.
Mereka kehilangan nyawa saat mengikuti aksi damai di lingkungan kampus Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, dalam momentum yang kemudian tercatat sebagai bagian penting dari Tragedi Trisakti.
Peristiwa tersebut menjadi salah satu titik balik yang memperkuat gelombang reformasi nasional, yang pada akhirnya berujung pada berakhirnya era pemerintahan Soeharto pada 21 Mei 1998.
Simbol Pengorbanan dan Semangat Demokrasi
Komentar