“Kehadiran Pak Marciano, Pak Okto, dan Pak Budi di pembukaan nanti jelas memicu semangat kami di tingkat daerah. Banten siap memberikan yang terbaik sebagai tuan rumah maupun peserta, dan kami berharap kejurnas tahun ini melahirkan talenta-talenta baru yang siap mengharumkan nama bangsa di level internasional,” kata Ali.
23 Tim dari 12 Provinsi Siap Bertanding
Kejurnas Hoki 2026 akan diikuti 23 tim yang berasal dari 12 provinsi di Indonesia.
Masing-masing Pengprov FHI mengirimkan tim putra dan putri. Namun, terdapat pengecualian untuk Pengprov FHI Bali yang dalam kejuaraan ini hanya mengirimkan tim putra.
Keikutsertaan puluhan tim dari berbagai daerah tersebut membuat Kejurnas Hoki 2026 menjadi ajang kompetitif untuk mengukur perkembangan pembinaan atlet hoki di tingkat nasional.
Selain menjadi arena persaingan antardaerah, kejuaraan ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk mengidentifikasi atlet-atlet potensial yang dapat diproyeksikan menuju kompetisi yang lebih tinggi.
Jadi Barometer Pembinaan Hoki Nasional
Kejurnas Hoki 2026 diproyeksikan menjadi barometer pembinaan atlet hoki dari berbagai provinsi. Persaingan antartim diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai perkembangan kualitas atlet sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi masing-masing daerah.
Dengan dukungan federasi, pemerintah daerah dan stakeholder olahraga, penyelenggaraan kejurnas diharapkan tidak berhenti pada aspek kompetisi, tetapi turut memperkuat sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Pembukaan Kejurnas Hoki 2026 di GOR Nambo, Tangerang, pada Minggu (23/8/2026), menjadi awal dari rangkaian pertandingan yang akan mempertemukan para atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.(Red.)*
Komentar