Seputarpublik.com || LEBAK BANTEN — Ketua DPD KNPI Provinsi Banten, Tito Istianto, menyambut baik peresmian 3.395 Jembatan Merah Putih TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD oleh Presiden Prabowo Subianto, yang diikuti secara virtual dari Jembatan Merah Putih Presisi Polri, Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut turut diikuti Gubernur Banten Andra Soni bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, dan Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki.
Tito menilai pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan dan penyediaan air bersih merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah pelosok.
> “Ini bukti nyata bahwa negara hadir sampai ke pelosok. Jembatan dan air bersih adalah dua hal paling dasar yang dirasakan langsung rakyat. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, TNI, Polri, dan Pak Gubernur Andra Soni yang terus mengawal Banten,” ujar Tito.
Apresiasi 145 Jembatan di Wilayah Banten
Tito secara khusus mengapresiasi pembangunan 145 jembatan di wilayah Polda Banten yang disebutnya menjadi jumlah terbanyak dibandingkan wilayah Polda lainnya.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan dasar, termasuk pendidikan, kesehatan, perdagangan, dan aktivitas ekonomi.
> “145 jembatan di Banten. Ini luar biasa. Artinya anak-anak kita di Bayah, di pelosok Lebak, Pandeglang, tidak lagi terputus akses ke sekolah, ke pasar, ke puskesmas karena putusnya jembatan,” tegasnya.
Tito menilai pembangunan infrastruktur perlu diikuti dengan keterlibatan masyarakat agar fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal.
KNPI Banten Dorong Pemuda Ikut Jaga Infrastruktur
Tito juga mengajak generasi muda di Banten menangkap semangat pengabdian TNI dan Polri kepada masyarakat dengan mengambil peran dalam menjaga serta mengembangkan potensi daerah.
> “KNPI Banten siap jadi mitra. Setelah jembatan dibangun, mari kita isi dengan SDM. Pemuda jaga, rawat, dan manfaatkan jembatan ini untuk ekonomi. Setelah ada air bersih, kita edukasi pemuda untuk jaga sumber airnya,” lanjutnya.
Menurut Tito, pembangunan fisik perlu berjalan beriringan dengan penguatan sumber daya manusia. Dengan demikian, keberadaan infrastruktur tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi dan meningkatkan aktivitas produktif warga.
Apresiasi Bakti Kesehatan dan SIM Keliling
Selain pembangunan jembatan dan penyediaan sumber air bersih, Tito turut mengapresiasi kegiatan pelayanan masyarakat yang digelar bersamaan, antara lain bakti kesehatan bagi sekitar 1.500 warga serta layanan SIM keliling bagi pengemudi ojek online (ojol).
Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai bentuk yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.
> “Ini pengabdian. Ini kemerdekaan yang dirasakan. KNPI Banten mendukung penuh program-program yang langsung menyentuh rakyat paling jauh dan paling terpencil seperti arahan Presiden,” pungkas Tito.
Tito berharap pembangunan infrastruktur dan berbagai program pelayanan masyarakat tersebut dapat terus memberikan manfaat berkelanjutan, sekaligus mendorong keterlibatan pemuda dalam menjaga fasilitas publik dan memperkuat perekonomian masyarakat di daerah.(Redaksi)*