Manajer Kebun Java Coffee Estate Hastudy Yunarko menuturkan, pengiriman 37,2 ton kopi arabika pada Agustus 2026 merupakan bagian awal dari target ekspor perusahaan pada musim panen tahun ini.
Secara keseluruhan, PTPN IV PalmCo menargetkan ekspor hingga 700 ton kopi arabika sepanjang musim panen 2026.
“Pengiriman awal di musim panen ini menjadi momentum untuk menjaga standar. Target ekspor tahun ini sebesar 700 ton bukanlah angka yang kecil. Pengawalan mutu, dari proses produksi di kebun, pengolahan pabrik, hingga ketepatan waktu pengiriman harus diawasi ketat agar ekspektasi dan kepercayaan buyer internasional tetap terjaga,” ungkap Hastudy.
Doa Bersama dan Santunan bagi Masyarakat
Sebagai penanda dimulainya pengiriman hasil panen 2026, manajemen Kebun Java Coffee Estate juga menggelar doa bersama yang dipimpin KH Ahmad Zakaria Muchtar, L.C., M.H.
Dalam kegiatan tersebut, manajemen turut menyalurkan santunan kepada anak yatim dan warga lanjut usia di lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan antara aktivitas operasional perkebunan dengan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.
Dengan dimulainya pengiriman musim panen 2026, PTPN IV PalmCo melanjutkan upaya memperkuat pasar kopi arabika Indonesia di pasar internasional, dengan tetap menempatkan kualitas produk, produktivitas kebun, dan kepercayaan pembeli sebagai bagian penting dalam pengembangan ekspor.(*/Red)
Komentar