Klaim Muannas bertolak belakang dengan kesaksian warga sekaligus nelayan Desa Kronjo, Tangerang, Heru Mapunca. Saat ditemui awak media, Kamis (9/1/2025), pria berusia 47 tahun ini mengaku pernah bertemu dengan pelaku pemasangan pagar laut.
Dia menuturkan, pemasangan dilakukan pada malam hari. Kala itu, dia melihat lima unit mobil truk sedang konvoi membawa muatan bambu menuju Pulau Cangkir.
Karena penasaran Heru mengecek ke lokasi pada keesokan harinya, dia kaget ada sejumlah tukang yang sedang sibuk memilah bambu, jumlahnya ada sekitar 10 orang menggunakan tiga perahu.
Heru pun bertanya kepada salah satu tukang, “Mang ini bambu buat apa?” tanya Heru kepada tukang tersebut dijawab, “Mau buat pagar di laut.” Heru bertanya lagi “Ini proyek siapa?” dijawab si tukang, “Agung Sedayu.”
dan akhirnya Heru mengetahui bahwa pagar laut tersebut merupakan proyek garapan Agung Sedayu.
(*/AZ)
Komentar