Beberapa warga mengeluhkan mengenai banjir yang masih melanda di beberapa titik banjir di Kecamatan Rawalumbu.
“Kami telah membuat forum group diskusi bersama BMSDA juga bersama para Ketua RT dan RW yang berada di wilayah Kecamatan Rawalumbu, sudah menyerahkan hasil identifikasi masalah dan solusi dan secara terintergritas agar memaksimalkan solusinya.” Kata Lia Erliani.
Suharto salah seorang warga RW 28 Kelurahan Bojong Rawalumbu mengeluhkan bahwa sepanjang kali dari jembatan 0 hingga jembatan 9 selalu meluap membuat perumahan disekitarnya tergenang, adanya pengerukan pada tahun lalu mendapatkan hasil yang baik berkurangnya efek mengurangi banjir tersebut, akan tetapi saat ini lumpur ada lagi dan membuat banjir kembali.
Plt. Wali Kota Bekasi kemudian memerintahkan kepada Uptd DBMSDA Kecamatan Rawalumbu untuk melakukan kembali pengerukan sisi sungai, dan menjadikan solusi sehingga lumpur yang ada di dalam sungai tidak meluap kembali.
Berikutnya, salah satu kader Posyandu dari Kelurahan Bojong Menteng mengaspirasikan mengenai dana insentif untuk para kader posyandu agar segera diaktifkan kembali, melalui program Semesta Berencana ini agar dijadikan solusi untuk keluarnya insentif tersebut.
Plt. Wali Kota Bekasi memberikan masukan kepada Dinas BMSDA Kota Bekasi agar terjun kelapangan langsung karena dari Kecamatan Rawalumbu sudah di data mengenai titik banjir dan segera dipantau untuk titik banjirnya.
Selain itu, mengenai keluhan sampah, Plt. Wali Kota Bekasi memerintahkan Dinas Lingkungan hidup agar menyiapkan armada baik dari personel nya maupun Baktor yang siap angkut.
“Jadi dari langkah ini diharapkan ada solusi untuk mengatasi permasalahan warga, sehingga warga menjadi puas dengan kinerja sebagai pelayan masyarakat demi mencapai visi Kota Bekasi dan membuat Kota Bekasi menjadi Keren,” pungkas Plt Wali Kota Bekasi.
Komentar