Seputarpublik.com, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menghadiri Rapat Kerja Pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026). Rapat tersebut menjadi forum penting bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi kinerja sekaligus memperkuat konsolidasi nasional dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.
Dalam kesempatan itu, Mendagri hadir bersama tiga Wakil Menteri Dalam Negeri, yakni Ribka Haluk, Bima Arya Sugiarto, dan Akhmad Wiyagus, serta didampingi seluruh pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Rapat kerja tersebut juga dihadiri oleh jajaran Kabinet Merah Putih, para pejabat eselon I kementerian dan lembaga, serta direktur utama dari berbagai Badan Usaha Milik Negara. Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam memastikan efektivitas pelaksanaan program pembangunan nasional.
Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas capaian pemerintah dalam menjaga arah pembangunan nasional, khususnya di tengah kondisi dunia yang diliputi ketidakpastian geopolitik, konflik, dan tekanan ekonomi global.
Menurut Presiden, pada tahun pertama pemerintahan saat ini telah berhasil dicapai sejumlah tonggak prestasi penting yang menunjukkan efektivitas kerja pemerintah dalam menjalankan berbagai program strategis nasional.
Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah mampu mengendalikan arah perkembangan bangsa meskipun dihadapkan pada berbagai risiko dan tantangan global yang tidak ringan.
> “Alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan bangsa. Kita mampu melewati berbagai risiko dan membuktikan bahwa pemerintah kita efektif, handal, serta mampu melaksanakan tugas bernegara dengan baik,” ujar Presiden.
Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan bahwa berdasarkan laporan dan data yang disampaikan para menteri, kondisi Indonesia saat ini relatif stabil dibandingkan dengan situasi global yang tengah menghadapi berbagai krisis.
Menurutnya, meskipun terdapat sejumlah tantangan dan kesulitan, pemerintah mampu mengelola kondisi tersebut dengan baik sehingga stabilitas nasional tetap terjaga.
Rapat kerja pemerintah ini sekaligus menjadi penegasan penting bahwa seluruh jajaran pemerintahan harus terus memperkuat sinergi antarlembaga, meningkatkan kecepatan eksekusi kebijakan, serta memastikan setiap program pembangunan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan konsolidasi yang kuat antara pemerintah pusat, kementerian, lembaga, serta BUMN, diharapkan arah pembangunan nasional dapat terus berjalan efektif dan adaptif dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.(red)*