Beranda
Seputar Publik / Berita

Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Transisi Energi dan Efisiensi Berkelanjutan

Dua pabrik kelapa sawit PTPN IV PalmCo meraih PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup, menegaskan komitmen Holding Perkebunan Nusantara dalam mendorong energi terbarukan, efisiensi operasional, dan industri sawit rendah emisi.
PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau, Bukti Nyata Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Wujudkan Industri Sawit Berkelanjutan PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau, Bukti Nyata Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Wujudkan Industri Sawit Berkelanjutan

Seputarpublik.com | JAKARTA — Komitmen Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dalam mendorong transisi energi dan praktik industri berkelanjutan kembali memperoleh pengakuan nasional. Dua unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV PalmCo, yakni PKS Sei Mangkei dan PKS Bah Jambi, berhasil meraih peringkat Hijau dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) 2024–2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam seremoni resmi yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja perusahaan yang dinilai telah melampaui standar kepatuhan dasar pengelolaan lingkungan (beyond compliance).

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan arah transformasi perusahaan yang semakin fokus pada efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, dan pengurangan emisi karbon.

“Perusahaan terus mengoptimalkan penggunaan energi ramah lingkungan serta menekan emisi di seluruh lini produksi. Ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang yang kami jalankan secara konsisten,” ujarnya.

Salah satu inovasi unggulan diterapkan di PKS Sei Mangkei, yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Pabrik ini mengoperasikan fasilitas methane capture, yakni teknologi penangkapan gas metana dari limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME) yang kemudian diolah menjadi energi melalui Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg).

Teknologi tersebut dinilai efektif dalam menekan emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan efisiensi kebutuhan energi internal pabrik.

Sementara itu, PKS Bah Jambi menerapkan sejumlah inovasi efisiensi operasional, termasuk konversi pompa air berbahan bakar solar menjadi pompa listrik. Berdasarkan data perusahaan, langkah tersebut berhasil menurunkan konsumsi bahan bakar solar secara signifikan, dari 3.695 liter pada 2023 menjadi 2.364,7 liter pada 2024.

Selain itu, otomatisasi pada sistem tangki air panas juga dilakukan untuk meningkatkan efisiensi proses produksi secara menyeluruh.

Dalam pengelolaan limbah padat, kedua pabrik memanfaatkan serat kelapa sawit sebagai bahan bakar pembangkit listrik dan produksi uap, sementara tandan kosong kelapa sawit (jangkos) dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Khusus di Bah Jambi, limbah tersebut juga dikembangkan bersama masyarakat sekitar sebagai media budidaya jamur, menciptakan nilai tambah ekonomi berbasis lingkungan.

Direktur Strategy & Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, menegaskan bahwa perusahaan terus mendorong peningkatan kinerja lingkungan di seluruh unit operasional, dengan target minimal seluruh pabrik dan kebun meraih peringkat Biru, serta bertahap menuju PROPER Hijau bahkan PROPER Emas.

“Kami ingin memastikan setiap unit operasional bergerak menuju standar keberlanjutan yang lebih tinggi sebagai bagian dari transformasi industri sawit nasional yang kompetitif dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Berdasarkan Rapor Final PROPER 2024–2025, sejumlah unit usaha lain di lingkungan PTPN IV PalmCo juga telah memenuhi standar kepatuhan lingkungan dengan meraih peringkat Biru.

Capaian ini menjadi bagian dari kontribusi nyata Holding Perkebunan Nusantara dalam menjawab tantangan global terhadap industri sawit, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam mendorong praktik produksi yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.(Adv)*