Junaidi menyebut, korban kebakaran sekitar 70 jiwa. Obyek terbakar adalah tiga rumah warga dan 18 pintu rumah kontrakan berlantai dua di RT 05/11. Sedangkan lima rumah di RT 12/11, hangus terbakar di bagian belakang rumah.
“Akibat kebakaran ini sekitar 70 jiwa dari dua RT mengungsi di tenda BPBD DKI Jakarta yang berada di depan Masjid Islam Mulfatal di RT 05/11,” kata Junaidi.
Suprapto juga akan segera menyalurkan bantuan sebanyak 200 kotak makanan siap saji kepada penyintas kebakaran di tenda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta di lahan kosong di depan Masjid Jami Islami Mulfatal di RT/RW 05/11, Rawabuaya.
Ia menyebut bantuan makanan tersebut akan diberikan setiap hari selama tiga hari ke depan, terhitung sejak Selasa ini.
“Bantuan diharapkan dapat membantu meringankan beban mereka,” katanya.
Sementara itu, selain mendirikan satu unit tenda untuk menampung warga penyintas kebakaran, BPBD DKI Jakarta juga memberikan bantuan lain.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan sesuai prosedur tetap (protap) setelah bencana, bantuan diberikan mulai tenda untuk menampung penyintas kebakaran dan menyalurkan berbagai item bantuan, salah satunya untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan.
“Siang ini, BPBD DKI Jakarta sudah mendirikan tenda untuk menampung penyintas kebakaran di wilayah tersebut (Rawa Buaya) termasuk posko dan kelengkapannya,” kata Isnawa.
Selain itu, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan berupa bahan makanan dan pakaian.
Adapun bantuan tersebut terdiri dari 20 dus air mineral, 100 lembar selimut, 50 lembar sarung, 30 lembar terpal, 100 lembar matras, 50 stel mukena, 60 paket perlengkapan keluarga, 30 paket pakaian anai dan 60 paket sandang.
Pihaknya berkoordinasi dengan Sudin Sosial Jakarta Barat untuk menyalurkan bantuan makanan siap saji.
“Untuk bantuan lainnya, akan menyusul disesuaikan dengan kebutuhan. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban penyintas kebakaran hingga semua tertangani dengan baik,” kata Isnawa.
Komentar