Menurut Pramono, peran marbot tidak dapat dipandang sebelah mata. Mereka berkontribusi dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kesiapan masjid sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan masyarakat.
Pengabdian tersebut turut mendukung kehidupan beragama yang rukun dan harmonis di Ibu Kota.
Selain program umrah, Pemprov DKI Jakarta juga menyalurkan bantuan berupa 125 perangkat tata suara atau sound system untuk masjid di berbagai wilayah Jakarta. Setiap masjid disebut menerima bantuan senilai Rp40 juta guna meningkatkan fasilitas ibadah dan mendukung kegiatan keagamaan.
Pramono menegaskan, kerukunan dan ketenteraman Jakarta perlu dijaga bersama oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut dinilai penting mengingat Jakarta merupakan pusat aktivitas metropolitan dengan jumlah penduduk sekitar 11 juta jiwa dan kawasan aglomerasi yang mencapai sekitar 42 juta jiwa.
“Saya selalu berterima kasih kepada masyarakat yang ikut menjaga ketenteraman Jakarta. Kehidupan keberagamaan di Jakarta harus terus kita rawat dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Targetkan Prestasi Lebih Baik pada MTQ Nasional 2027
Komentar