Beranda
Seputar Publik / Nusantara

Pencari Ikan Korban Terseret Ombak di Pantai Buatin Akhirnya  Ditemukan Tewas Mengapung di Laut

Tim gabungan dibantu masyarakat sedamg mengevakuasi jenazah korban yang terseret  ombak di pantai Buatin Desa Talonang Baru Sekongkang, sumbawa Barat  Minggu (27/4/2025). Tim gabungan dibantu masyarakat sedamg mengevakuasi jenazah korban yang terseret ombak di pantai Buatin Desa Talonang Baru Sekongkang, sumbawa Barat Minggu (27/4/2025).

Seputar Publik Sumbawa Barat NTB - Hari kedua pencarian korban terseret ombak di pantai Buatin Desa Talonang Baru Sekongkang, sumbawa Barat akhirnya ditemukan Tim gabungan Basarnas, Resque PT. AMNT dan Polsek Sekongkang sudah dalam keadaan tak bernyawa tengah mengapung  dilaut sekitar TKP, Minggu (28/4/2025).

Jenazah korban yang seorang pencari ikan bernama Munawir Gazali (27) warga Dusun.Karya Baru, Desa.Pada suka, Kec.Lunyuk, Kab.Sumbawa kemudian di evakuasi menggunakan perahu karet oleh tim gabungan dibantu masyarakat untuk diserahkan ke pihak keluarganya.

Menurut kesaksian rekannya Aldi warga di Desa.Talonang Baru, Kec. Sekongkang, siang itu saksi Aldi bersama korban mencari ikan di Perairan Buatin. Saksi

melihat korban asyik menangkap Mandak hingga agak ke tengah laut, tiba-tiba ombak besar datang menggulung korban. Melihat ombak besar menggulung rekannya, saksi Aldi saksi tidak berani menolong korban meski ada teriakan dari korban minta tolong, akhirnya saksi lari ke kampung minta pertolongan warga.

Warga segera berhampuran ke TKP pantai Buatin untuk menolong korban melakukan pencarian korban, dan juga melaporkan ke Polsek Sekongkang, selanjutnya Tim Resque PT. AMNT dan pihak Polsek Sekongkang bersama masyarakat melakukan pencarian korban hingga sore hari dihentikan mengingat sudah malam serta ombak semakin besar.

Pencarian dilanjutkan pada Minggu 27 April 2025 oleh Tim gabungan Basarnas, Resque PT. AMNT dan Bhabinkamtibmas Ds. Talonang mulai pukul 07.30 wita dengan menggunakan perahu karet, 

"Alhasil sekitar pukul 14.30 Wita korban ditemukan sudah meninggal dunia mengapung di perairan sekitar pantai Buatin dan berhasil dievakuasi oleh Tim ke gabungan yang melakukan pencarian," terang Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, S.I.K melalui Kasi Humas AKP Zainal Abidin, S.H kepada awak media.

Kasi Humas menambahkan setelah korban dievakuasi selanjutnya jenazah korban dibawa oleh keluarganya untuk disemayamkan ke rumah duka di Desa Pada Suka Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa.

Kasi Humas mengingatkan warga agar berhati-hati terhadap cuaca laut yang ekstrim dan ombak besar jika hendak mencari hasil laut, jika tidak memungkinkan maka jangan dipaksakan untuk menghindari hal serupa.

"Pelajaran berharga dari beberapa kejadian korban terseret ombak hingga meninggal dunia, ini harus jadi perhatian masyarakat dalam menjalankan aktifitas di laut, pertimbangkan keadaan cuaca dan keselamatan diri harus jadi prioritas," pungkasnya.

(Dani Sosal)