Beranda
Seputar Publik / Otomotif

Penggunaan Kendaraan Listrik Jadi Tren Gaya Hidup Terbaru

Mobil listrik Hongguang Mini EV Mobil listrik Hongguang Mini EV

Seputarpublik, Jakarta – Ada begitu banyak manfaat yang anda rasakan dari penggunaan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di bandingkan dengan penggunaan kendaraan yang pakai Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kendaraan listrik bahkan telah menjadi gaya hidup baru. Hal ini lantaran dapat mendorong semua orang untuk menerapkan konsep yang ramah lingkungan.

Apalagi biaya listrik yang di perlukan untuk isi kendaraan listrik ini kira kira sekitar 40 persen lebih murah bila di bandingkan dengan biaya penggunaan bensin. Hal ini di dapat dari jenis kendaraan yang berukuran serupa dan menempuh jarak yang sama.

Tentu saja biaya penggunaan kendaraan listrik juga tentu akan jadi jauh lebih murah bila anda isi daya kendaraan listrik melalui sistem Fotovoltaik (PV) surya atau melalui stasiun isi daya gratis. Selain itu, potensi kendaraan listrik jiga lebih murah dalam hal perawatan. Hal ini karena Baterai Kendaraan Listrik (BEV) punya bagian yang bergerak lebih sedikit bila di bandingkan dengan mobil bensin atau mobil diesel konvensional.

Service relatif mudah dan dalam skala yang lebih jarang. Tentu secara keseluruhan harga atau biaya nya juga akan lebih murah di bandingkan kendaraan bensin atau solar. Sebagian besar produsen mobil listrik ini telah menjamin bahwa baterai kendaraan listrik ini tidak akan turun di bawah level tertentu kurang lebih selama sekitar 8 tahun penggunaan. Menariknya, kendaraan listrik di yakini lebih ramah lingkungan.

Alasannya adalah saat anda mengendarai kendaraan listrik, maka anda telah membantu mengurangi polusi udara yang sangat berbahaya. Mengingat polusi ini dapat di timbulkan oleh adanya emisi gas buang. Meski memiliki emisi gas buang nol, namun kendaraan listrik cenderung masih dapat berpotensi menciptakan tingkat emisi gas rumah kaca ketika di isi penggunaan kendaraan listrik.

Adakah Kaitannya Ini dengan Energi Baru dan Terbarukan (EBT)?

Apabila anda mempunyai sistem PV surya dan isi daya kendaraan listrik di siang hari. Tentu saja anda dapat mengurangi lebih banyak risiko emisi gas rumah kaca. Adapun manfaat lain saat anda beralih memanfaatkan kendaraan listrik ialah kesehatan tubuh juga akan jadi lebih baik.

Pengurangan emisi gas buang kendaraan ini bisa di bilang sangat berbahaya. Mengingat kualitas udara yang lebih baik. Maka hal ini akan mengurangi masalah kesehatan dan biaya kesehatan juga akan berkurang, khususnya yang di timbulkan akibat polusi udara.

Kendaraan listrik juga di ketahui hadir dengan suara yang lebih senyap di bandingkan dengan mobil bensin atau mobil diesel. Ini menjadi indikasi bahwa penggunaan kendaraan listrik memiliki lebih sedikit risiko menghasilkan polusi suara.

Kendaraan listrik ini bahkan juga turut membantu seluruh sistem kelistrikan mampu bekerja dengan lebih efisien. Kinerjanya mampu membantu mendukung integrasi yang lebih banyak pada sistem energi terbarukan berskala kecil dan besar ke dalam jaringan listrik.

Bagaimana Inovasi Penggunaan Kendaraan Listrik di Indonesia Tahun 2022 Ini?

Saat ini, pemerintah baru saja meluncurkan dua Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) melalui Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Adapun Kepala BPPT Hammam Riza, menjelaskan bahwa sebagai jenis produk inovasi berteknologi. Maka kendaraan listrik ini tak hanya jadi bagian dari gaya hidup saja. Tapi kehadirannya juga akan menjadi tren baru di masa depan.

Maka dari itu, keberadaan SPKLU pun di nilai sangat penting sebagai penunjang proses transisi penggunaan energi. Melihat cukup besarnya peluang ini, maka pihaknya pun telah berkolaborasi dengan PT Pertamina (Persero) dalam menyiapkan inovasi teknologi listrik ini sedini mungkin. Dalam persiapan penggunaan kendaraan listrik akan ada dua SPKLU yang di luncurkan.