Seputar Publik / Berita

Wamendagri Bima Arya Tegaskan Penugasan Praja IPDN di Aceh Tamiang Bukan Hanya Misi Kemanusiaan, Tapi Misi Kebangsaan

Apel Pemulangan Gelombang II di Bandara Kualanamu, Kemendagri Pastikan Praja IPDN Gelombang III Siap Lanjutkan Pemulihan Pascabencana
Wamendagri Bima Arya menegaskan penugasan Praja IPDN di Aceh Tamiang bukan sekadar misi kemanusiaan, tetapi juga misi kebangsaan. Dalam apel pemulangan Gelombang II di Bandara Kualanamu, Kemendagri memastikan Gelombang III akan diberangkatkan untuk melanjutkan pemulihan pelayanan publik dan infrastruktur pascabencana. Selasa, (3/2/2026). Wamendagri Bima Arya menegaskan penugasan Praja IPDN di Aceh Tamiang bukan sekadar misi kemanusiaan, tetapi juga misi kebangsaan. Dalam apel pemulangan Gelombang II di Bandara Kualanamu, Kemendagri memastikan Gelombang III akan diberangkatkan untuk melanjutkan pemulihan pelayanan publik dan infrastruktur pascabencana. Selasa, (3/2/2026).

Seputarpublik.com, Deli Serdang – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa kontribusi para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kabupaten Aceh Tamiang tidak sekadar menjalankan misi kemanusiaan, tetapi juga mengemban misi kebangsaan.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pelepasan Pemulangan Praja IPDN Gelombang II di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (3/3/2026).

Menurut Bima Arya, kehadiran praja dari berbagai daerah di Indonesia di wilayah terdampak bencana bukan hanya membantu pemulihan pemerintahan, melainkan juga merekatkan dimensi kebangsaan. Para praja dituntut mampu beradaptasi dengan cepat terhadap budaya dan kehidupan masyarakat setempat.

“Karena itu kami yakin, Pak Direktur, ini bukan saja misi kemanusiaan tetapi ini juga adalah misi kebangsaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bima menilai penugasan di Aceh Tamiang menjadi kawah candradimuka bagi para praja. Mereka ditempa langsung melalui berbagai persoalan di lapangan.

Tulis Komentar

Komentar