Sementara itu, Gubernur Kim Tae Heum menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemprov DKI Jakarta. Ia juga menyoroti kebijakan “Rabu Bertransportasi Umum” bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta sebagai bentuk inovasi administrasi.
“Saya membaca tentang kebijakan yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi umum setiap Rabu. Bahkan, pejabat yang tidak mematuhinya bisa dibatasi promosi jabatannya. Di bawah slogan ‘Chungnam yang Kuat’," ujar Kim.
Saya juga mendorong kebijakan tegas. Melihat kesamaan visi dengan Gubernur Pramono, saya optimistis kerja sama ini akan berjalan dengan baik, tambah Kim.
Sebagai pusat ekonomi nasional, Jakarta memiliki peran strategis dalam memperkuat kerja sama regional, termasuk dengan Korsel—khususnya di bidang investasi, perdagangan, dan teknologi. Sejak pembukaan Kantor Promosi Ekonomi Chungcheongnam-do (Chungcheongnam-do Economic Promotion Agency/CEPA) di Jakarta pada 2021, kolaborasi kedua pihak terus berkembang.
Pemprov DKI berkomitmen memperkuat kerja sama ini melalui peningkatan perdagangan, investasi, inovasi, serta pertukaran budaya dan pendidikan.
Diharapkan, masyarakat di kedua wilayah dapat merasakan manfaat langsung melalui program pertukaran mahasiswa, tenaga pengajar, transfer pengetahuan, serta berbagai kegiatan kebudayaan yang mempererat hubungan sosial dan budaya.
(*/hel)
Komentar