Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim / ARH (tengah berkopiah dan berjas hitam)
Seputar Publik Kota Bekasi – Akhir tahun 2024 tinggal menghitung hari, Namun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi 2024 masih juga belum mencapai target, bahkan masih jauh.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim (ARH) ketika dimintai pendapatnya oleh awak media, Kamis (19/12/2024) mengaku ragu Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi bakal bisa mencapai target pada akhir tahun 2024 ini.
“Tutup tahun 2024 tinggal menghitung hari, meski PAD sudah tercapai 78 persen ini kan masih-masih sangat jauh, saya prediksi tidak akan banyak naiknya. Kita tunggu saja hasilnya nanti,” ucapnya.
Ketika ditanya penyebab tidak tercapainya target PAD 2024 ini, Politisi PDI Perjuangan ini menyebut, salah satunya diisinyalir adanya kebocoran dari pembayaran pajak restoran melalui tayping box.
“Pembayaran pajak restoran melalui typing box itu tidak maksimal. Beberapa waktu lalu, sudah saya panggil UPTD selatan sama UPTD timur, mereka bilang banyak kebocoran dari tapping box ini, jadibtidak maksimal,” ungkapnya.
Penyebab lain, ungkap Arif, rotasi dan mutasi pejabat Pemkot Bekasi beberapa waktu lalu yang dinilainya dilakukan secara sembrono oleh pj. Wali Kota Bekasi.
“Ini sebenarnya pukulan telak buat Pj Wali Kota Bekasi, dari angkuhnya kebijakannya itu tidak ada hasil kebaikan buat Kota Bekasi hingga tidak mencapai target PAD seperti ini,” ucapnya.
Menurut Arif, sebelum melakukan rotasi dan mutasi, mestinya dianalisa dulu kenapa tidak tercapai target, digodok, disuport Organisasi Perangkat Daerah (OPD) nya
“Jadi dianalisa dulu, digodok dulu, jangan karena satu hal langsung melakukan mutasi,” pungkasnya.
(*/AZ)
Komentar