Beranda
Seputar Publik / Berita

Pramono Anung Lantik 239 Pejabat Fungsional DKI Jakarta, 150 Guru Perkuat Pendidikan dan Pelayanan Publik

Gubernur DKI Jakarta menegaskan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial menjadi prioritas pembangunan dengan penguatan SDM melalui pelantikan pejabat fungsional dari 19 perangkat daerah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 239 pejabat fungsional di Balai Kota Jakarta. Sebanyak 150 guru menjadi formasi terbanyak sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 239 pejabat fungsional di Balai Kota Jakarta. Sebanyak 150 guru menjadi formasi terbanyak sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Seputarpublik.com || JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik dan mengambil sumpah jabatan 239 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu (15/7/2026). Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus meningkatkan pelayanan publik di berbagai sektor strategis.

Dari total pejabat yang dilantik, jabatan fungsional guru menjadi formasi terbanyak dengan 150 orang. Menurut Pramono, sektor pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pemerintahannya karena memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul sekaligus memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan berkualitas.

> "Sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial merupakan prioritas pemerintahan yang saya pimpin. Saya berharap kualitas pendidikan di Jakarta yang selama ini sudah baik terus ditingkatkan, terutama oleh guru-guru yang baru saja dilantik," ujar Pramono Anung.


Ia menegaskan bahwa tugas guru tidak hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga mendukung berbagai program strategis Pemprov DKI Jakarta, di antaranya Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pengembangan Sekolah Rakyat, serta persiapan program LPDP Jakarta yang direncanakan mulai berjalan pada 2027.

Menurutnya, berbagai program tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan yang berkualitas sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda Jakarta.

> "Saya sungguh berharap Saudara-saudara bekerja dengan sungguh-sungguh untuk memperbaiki, menyempurnakan, dan meninggalkan legacy bagi kemajuan Jakarta sesuai bidang tugas masing-masing," katanya.

Perkuat Berbagai Sektor Pelayanan Publik

Selain sektor pendidikan, Pemprov DKI Jakarta juga mengisi berbagai jabatan fungsional di bidang pelayanan publik lainnya.

Pejabat yang dilantik antara lain terdiri atas:

• 16 analis hukum

• 13 administrator kesehatan

• 13 perawat

• 7 arsiparis

• 6 pembina jasa konstruksi

• 6 pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah

Selain itu, tenaga profesional di bidang pemadam kebakaran, ketenagakerjaan, lingkungan hidup, perhubungan, teknologi informasi, dan sejumlah sektor strategis lainnya turut dilantik untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pramono menilai penguatan jabatan fungsional lintas sektor menjadi langkah strategis dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan Jakarta menuju kota global.

Pesan Jaga Integritas dan Profesionalisme

Dalam kesempatan tersebut, Pramono berpesan kepada seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik agar selalu menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat melayani masyarakat.

> "Bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Jagalah marwah yang diberikan kepada Saudara-saudara sekalian. Saya yakin Saudara-saudara mampu memberikan yang terbaik sehingga Jakarta sebagai kota global, kota inklusif, kota yang berbudaya, dan masih menyandang status sebagai ibu kota negara menjadi lebih baik, lebih tertata, dan lebih maju," tuturnya.

Sebagai informasi, 239 pejabat fungsional tersebut berasal dari 19 perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, meliputi Inspektorat, Badan Kepegawaian Daerah, Badan Pembinaan BUMD, Badan Pengembangan SDM, sejumlah biro di Sekretariat Daerah, hingga berbagai dinas strategis seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Sosial, Satpol PP, serta Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Pelantikan ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik, seiring transformasi Jakarta menuju kota global yang inklusif, berbudaya, dan berdaya saing.(*/hel)