"Kehadiran Masjid Apung An-Nur ini diharapkan menjadi pelabuhan jiwa, ruang perenungan, serta destinasi wisata religi pesisir yang memberikan nilai tambah spiritual dan kebudayaan bagi warga Jakarta khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya," tuturnya.
Konektivitas Ancol dan JIS Jadi Perhatian
Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga menyoroti konektivitas kawasan Ancol dengan Jakarta International Stadium (JIS). Menurutnya, akses penghubung sepanjang sekitar 300 meter antara kedua kawasan tersebut dapat membantu mengatasi persoalan parkir ketika JIS menggelar acara berskala besar.
Melalui konektivitas tersebut, pengunjung kegiatan di JIS nantinya dapat memanfaatkan area parkir di kawasan Ancol.
"Ketika sudah disambungkan yang kurang lebih 300 meter ini, seluruh parkir bisa di Ancol," kata Pramono.
Konektivitas ini dinilai penting untuk mendukung kelancaran mobilitas pengunjung, terutama saat konser atau kegiatan lain yang menarik puluhan ribu orang.
Peresmian Masjid Apung An-Nur juga diisi dengan khataman Al-Qur'an dan pelaksanaan salat Jumat perdana. Kehadiran masjid ini melengkapi fasilitas ibadah di kawasan Ancol sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk beribadah, menikmati suasana pesisir, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Dengan fungsi ibadah dan potensi wisata religi yang dimilikinya, Masjid Apung An-Nur diharapkan menjadi salah satu tujuan masyarakat saat berkunjung ke kawasan Ancol, Jakarta Utara.
*(Penulis; Helmi)
Komentar