Seputarpublik.com, BOGOR — PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), anak usaha dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memberikan penghargaan Outstanding Research Award (ORA) 2026 kepada enam peneliti terbaik dalam rangkaian Rapat Koordinasi (Rakor) Tahun 2026 yang digelar di Bogor, Jawa Barat.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan atas kontribusi nyata para peneliti dalam menghasilkan inovasi yang mendukung transformasi bisnis serta peningkatan daya saing sektor perkebunan.
ORA 2026 juga menjadi wujud komitmen perusahaan dalam membangun budaya riset yang unggul, inovatif, dan aplikatif, sekaligus memperkuat strategi “The Value Engine” yang menempatkan riset sebagai penggerak utama penciptaan nilai perusahaan.
Riset Harus Berdampak pada Bisnis
Senior Executive Vice President Riset, Inovasi dan Sustainability PT RPN, Tjahjono Herawan, menegaskan bahwa penghargaan ORA dirancang untuk memastikan setiap penelitian memiliki orientasi implementasi dan dampak komersial bagi perusahaan.
“Riset tidak boleh berhenti pada publikasi. Kami mendorong agar inovasi yang dihasilkan dapat diimplementasikan, dikomersialisasikan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja perusahaan dan penguatan industri perkebunan,” ujarnya.
Penghargaan ini terbuka bagi peneliti aktif dengan jenjang jabatan fungsional mulai dari Peneliti Ahli Pertama hingga Peneliti Ahli Utama, dengan tetap memperhatikan standar integritas dan profesionalisme perusahaan.
Seleksi Ketat Berdasarkan Kinerja Penelitian
Proses seleksi dilakukan secara objektif dengan menilai kinerja para peneliti selama periode 2024–2025.
Beberapa aspek penilaian yang digunakan meliputi capaian penghargaan ilmiah, publikasi penelitian, pengembangan prototipe teknologi, kepemilikan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), komersialisasi hasil riset, kolaborasi riset dan bisnis, serta kegiatan diseminasi inovasi.
Berdasarkan keputusan dewan juri, penghargaan ORA 2026 diberikan kepada:
Terbaik 1: Yora Faramitha
Terbaik 2: Brahmani Dewa Bajra
Terbaik 3: Mohamad Irfan Fathurrohman
Sementara kategori Harapan diberikan kepada:
Harapan 1: Arinta Rury Puspitasari
Harapan 2: Sigit Ismawanto
Harapan 3: Niken Puspita Sari
Perkuat Ekosistem Riset dan Hilirisasi Inovasi
Melalui program ORA, PT Riset Perkebunan Nusantara berupaya mendorong terciptanya ekosistem riset yang unggul, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi pengembangan industri perkebunan.
Ke depan, perusahaan berkomitmen mempercepat hilirisasi inovasi serta memperkuat sinergi antara riset dan model bisnis, guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi industri perkebunan nasional.
Langkah ini juga sejalan dengan agenda transformasi Holding Perkebunan Nusantara dalam memperkuat daya saing industri perkebunan Indonesia di tingkat global.(Adv)*