Seputar Publik / Berita

PTPN I Optimalkan 10.000 Hektare Lahan, Dorong Hilirisasi Pangan dan Energi Nasional

PTPN I mengembangkan jagung, ubi kayu, kedelai hingga bawang putih sebagai bagian dari optimalisasi aset dan dukungan terhadap ketahanan pangan serta kemandirian energi.
PTPN I mengoptimalkan aset lahan melalui pengembangan sejumlah komoditas strategis untuk mendukung hilirisasi, ketahanan pangan, dan kemandirian energi nasional. PTPN I mengoptimalkan aset lahan melalui pengembangan sejumlah komoditas strategis untuk mendukung hilirisasi, ketahanan pangan, dan kemandirian energi nasional.

Di Jawa Barat, PTPN I (Persero) juga melakukan uji coba penanaman bawang putih seluas 2 hektare. Uji coba tersebut menjadi bagian dari upaya membangun model budi daya sekaligus memperkuat basis produksi komoditas hortikultura strategis.

Produktivitas dan Nilai Tambah Menjadi Fokus

Abdul Rivai mengatakan keberagaman komoditas yang dikembangkan merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengoptimalkan aset sekaligus memperluas kontribusi PTPN I (Persero) terhadap agenda pembangunan nasional.

Namun, menurutnya, optimalisasi lahan tidak hanya diukur dari luas areal yang dimanfaatkan, tetapi juga dari produktivitas, keekonomian, keberlanjutan, serta kemampuan menciptakan rantai nilai baru.

«“Setiap hektare harus memberikan nilai tambah. Karena itu, kami tidak hanya melihat luas lahan, tetapi juga produktivitas dan kesinambungan ekosistem usaha yang dibangun di atasnya,” ujarnya.»

Ia menegaskan, percepatan hilirisasi membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, BUMN, swasta, petani, lembaga riset, dan pelaku industri.

«“Ketika aset perkebunan mampu menghasilkan pangan, mendukung energi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong tumbuhnya industri hilir, maka kontribusi perkebunan terhadap pembangunan nasional menjadi semakin nyata,” katanya.»

Melalui optimalisasi aset tersebut, PTPN I (Persero) memperkuat transformasi bisnis dari sekadar produksi komoditas menuju pengembangan agribisnis yang lebih terintegrasi.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PTPN I (Persero) untuk memperkuat perannya dalam ekosistem hilirisasi nasional, dengan mengarahkan aset perkebunan untuk mendukung swasembada pangan, kemandirian energi, penciptaan nilai tambah, dan pertumbuhan ekonomi nasional.(Adv)*

Tulis Komentar

Komentar