“Donor darah bukan sekadar kegiatan rutin. Ada nilai kemanusiaan dan keberlanjutan yang ingin terus dibangun. Kesehatan menjadi aset penting, baik bagi perusahaan maupun masyarakat,” ujar Ugun Untaryo.
Ia juga menyinggung pentingnya perkembangan ilmu pengetahuan dalam mendukung layanan kesehatan, termasuk sejarah penemuan sistem golongan darah ABO yang menjadi dasar transfusi darah modern.
“Melalui donor darah, kita bisa saling membantu dengan cara yang sederhana, tetapi berdampak besar,” tambahnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi dalam kegiatan tersebut. Dari sekitar 215 pendaftar, sebanyak 175 orang dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan dan berhasil mendonorkan darah.
Perwakilan PMI Kota Sukabumi, Khairil Nafis, mengapresiasi konsistensi perusahaan dalam mendukung pemenuhan stok darah di berbagai daerah.
“Pasokan darah sangat penting untuk menjaga kebutuhan rumah sakit dan pasien. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut secara berkala,” ujarnya.
Sejumlah karyawan yang mengikuti kegiatan donor darah juga menyampaikan antusiasme dan kepeduliannya terhadap aksi kemanusiaan tersebut.
Salah satu peserta, Arlan, menilai kegiatan donor darah menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan kerja.
Hal serupa disampaikan Teddy Bakyard, yang mengaku bangga dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, Andrifan berharap darah yang didonorkannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Walaupun hanya satu kantong, mudah-mudahan bisa sangat berarti bagi orang lain,” katanya.
Bagi Anastasya Indriani, donor darah bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga simbol harapan bagi sesama. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi agenda rutin perusahaan.
Melalui rangkaian kegiatan donor darah di berbagai daerah tersebut, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo terus berupaya memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan kerja sekaligus berkontribusi menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat.
Di tengah kebutuhan darah yang terus meningkat, keterlibatan dunia usaha dinilai menjadi salah satu penopang penting bagi keberlangsungan layanan kesehatan nasional.(Adv)*
Komentar