Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Jalankan Program Penurunan Stunting di Paser, Dukung Visi Indonesia Emas 2045

Melalui program “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”, Holding Perkebunan Nusantara berkolaborasi dengan Pemkab Paser dan BKKBN untuk intervensi gizi, sanitasi, serta pendampingan keluarga risiko stunting
PTPN IV PalmCo bersama Pemerintah Kabupaten Paser dan BKKBN melaksanakan Program Pengentasan Stunting 2026 melalui inisiatif “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”. Program ini menyasar keluarga risiko stunting melalui intervensi gizi, edukasi kesehatan, serta perbaikan sanitasi untuk mendukung generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. PTPN IV PalmCo bersama Pemerintah Kabupaten Paser dan BKKBN melaksanakan Program Pengentasan Stunting 2026 melalui inisiatif “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”. Program ini menyasar keluarga risiko stunting melalui intervensi gizi, edukasi kesehatan, serta perbaikan sanitasi untuk mendukung generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

Sebagai langkah intervensi, sebanyak 936 keluarga di Kabupaten Paser ditetapkan sebagai sasaran Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

“Kehadiran PTPN IV sangat membantu meringankan beban pemerintah daerah dan diharapkan dapat menjadi praktik baik yang dapat direplikasi oleh mitra usaha lainnya,” ujar Nurizky.

Hal serupa disampaikan Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Paser Amir Faisol yang menyambut baik sinergi tersebut dalam memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di daerah.

“Kami optimistis percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Paser dapat dicapai pada tahun ini,” katanya.

Pendampingan Intensif bagi Keluarga Risiko Stunting

Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, menjelaskan bahwa implementasi program di Kabupaten Paser menyasar 100 keluarga KRS dengan skema pendampingan intensif selama enam bulan.

Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh paket makanan bergizi secara berkala yang terdiri dari susu untuk ibu hamil dan balita, telur sebagai sumber protein hewani, beras, serta biskuit untuk mendukung kebutuhan gizi keluarga.

Pada tahap awal, program menyasar 85 baduta dan 15 ibu hamil. Sebanyak 100 paket makanan bergizi siap saji telah disalurkan kepada keluarga penerima manfaat, disertai bantuan lanjutan berupa susu formula, telur, dan beras.

Tulis Komentar

Komentar