Inisiatif ini juga dinilai menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus diperkuat oleh PTPN IV PalmCo di seluruh wilayah operasional perusahaan.
Tidak hanya berhenti pada instalasi, PalmCo bersama mitra teknis turut memberikan pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan dasar kepada pengurus gereja agar sistem dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.
Perseroan juga membuka peluang agar model bantuan serupa dapat direplikasi di berbagai regional lain yang memiliki kebutuhan serupa, baik untuk fasilitas ibadah maupun fasilitas sosial masyarakat.
Dengan asumsi tarif listrik rumah tangga non-subsidi golongan R1/2.200 VA sebesar Rp1.444,70 per kWh, pemanfaatan PLTS tersebut diperkirakan mampu menghasilkan penghematan energi sekitar 236 kWh per bulan. Artinya, gereja berpotensi menghemat sekitar Rp340.949 per bulan atau setara Rp4,09 juta per tahun untuk biaya listrik operasional.
Komentar