Beranda
Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Salurkan Rp5,5 Miliar Program TJSL Awal 2026, Perkuat Dampak Sosial di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan

115 Program Sosial Diluncurkan di Tiga Pulau, Mulai dari Penanganan Bencana, Penurunan Stunting, Dukungan UMKM hingga Infrastruktur Pendidikan
Direktur Utama PTPN IV Palmco Jatmiko K Santosa bersua foto bersama Siswa - siswi SLB Negeri Sri Mujinab, saat PTPN IV PalmCo menyalurkan lebih dari Rp5,5 miliar program TJSL pada triwulan pertama 2026 di 115 titik kegiatan di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan, mencakup penanganan bencana, penurunan stunting, dukungan pendidikan, hingga pemberdayaan UMKM. Jum'at (10/4/2026). Direktur Utama PTPN IV Palmco Jatmiko K Santosa bersua foto bersama Siswa - siswi SLB Negeri Sri Mujinab, saat PTPN IV PalmCo menyalurkan lebih dari Rp5,5 miliar program TJSL pada triwulan pertama 2026 di 115 titik kegiatan di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan, mencakup penanganan bencana, penurunan stunting, dukungan pendidikan, hingga pemberdayaan UMKM. Jum'at (10/4/2026).

Seputarpublik.com, JAKARTA — Mengawali tahun 2026, PTPN IV PalmCo menunjukkan akselerasi pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp5,5 miliar sepanjang triwulan pertama tahun ini.

Dana tersebut didistribusikan ke sedikitnya 115 titik kegiatan sosial yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan.

Program TJSL tersebut mencakup berbagai sektor strategis, antara lain penanganan dampak bencana, intervensi stunting, dukungan sarana ibadah dan fasilitas sosial, pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta pembangunan infrastruktur pendidikan dan fasilitas dasar masyarakat.


Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan percepatan realisasi program TJSL sejak awal tahun merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, program TJSL telah kami distribusikan sejak awal tahun dan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Kami ingin perusahaan dapat tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” ujar Jatmiko dalam keterangan di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, manajemen mendorong agar setiap program sosial perusahaan dapat dieksekusi secara cepat, tepat sasaran, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi yang membutuhkan penanganan segera.

“Kami ingin memastikan respons yang tanggap, baik untuk pemulihan pascabencana, percepatan penurunan stunting, maupun dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Respons Cepat di Daerah

Di tingkat daerah, sejumlah pemerintah setempat turut mengapresiasi langkah cepat perusahaan dalam merealisasikan program bantuan sosial tersebut.

Salah satunya terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, di mana dukungan PalmCo membantu percepatan rehabilitasi fasilitas pendidikan yang sebelumnya rusak akibat kebakaran.

Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafarudin, menilai bantuan dari perusahaan mampu mempercepat proses pemulihan fasilitas publik yang biasanya membutuhkan waktu cukup panjang apabila hanya mengandalkan anggaran pemerintah daerah.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan pembangunan kembali sekolah yang sebelumnya terbakar. Jika melalui APBD, prosesnya cukup panjang. Dengan dukungan ini, penanganannya bisa jauh lebih cepat,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara BUMN dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan masyarakat di daerah.

Sasar Kelompok Rentan

Selain sektor infrastruktur dan pemulihan pascabencana, program TJSL PalmCo juga menyasar kelompok masyarakat rentan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

Di Kota Pekanbaru, bantuan sarana pendidikan disalurkan kepada SLB Negeri Sri Mujinab guna mendukung proses belajar mengajar bagi siswa berkebutuhan khusus.

Kepala sekolah, Natta Riviana, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan perusahaan kepada dunia pendidikan.

“Kami merasa sangat terbantu, apalagi perhatian ini ditunjukkan langsung oleh pimpinan perusahaan yang hadir ke lokasi,” ujarnya.

Sementara itu di Kecamatan Langsa Baro, perusahaan juga menyalurkan program pemberian makanan tambahan bagi balita stunting sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya peningkatan gizi masyarakat.

Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro, Zuliani, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan gizi bagi balita di wilayahnya.

“Bantuan ini sangat bermanfaat untuk balita kurang gizi dan akan berlanjut beberapa waktu ke depan,” jelasnya.

Dengan cakupan wilayah yang luas serta program yang menyasar berbagai kebutuhan mendesak masyarakat, realisasi TJSL PalmCo di awal tahun ini menunjukkan peran Badan Usaha Milik Negara tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Ke depan, konsistensi dan keberlanjutan program TJSL menjadi faktor penting agar dampak yang dihasilkan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah Indonesia.(red)*