Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi, Kamis (12/12/2024).
Seputar Publik Kota Bekasi – Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi yang membahas agenda pengesahaan sejumlah Pansus berlangsung panas. Hujan interupsi dari sejumlah anggota dewan yang ditujukan ke pada Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad menggema di arena rapat paripurana di gedung DPRD kota Bekasi, Rabu (12/12/2024).
Sejumlah anggota dewan yang membombardir Pj. Wali Kota Bekasi dengan intrupsi antara lain, Agus Rohadi dari Fraksi PAN, H.Anton dari Fraksi PDIP dan Ketua Komisi III Arif Rahman Hakim Fraksi PDIP.
Bom intrupsi dipicu jawaban tidak memuaskan Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad terkait pertanyaan anggota dewan soal honor Pegawai Harian Lepas (PHL) Bantargebang yang hingga kini belum dibayar-bayar oleh Pemkot Bekasi.
Jawaban yang dianggap tidak memuaskan tersebut, setiap anggota dewan bertanya soal pembayaran honor PHL Bantargebang, Pj. Wali Kota Bekasi selalu hanya menjawab bahwa dirinya bekerja berdasarkan aturan bukan berdasar tekanan.
Anggota Fraksi PKB, Ahmadi Madong, mengatakan bahwa anggota dewan bukan menekan, tapi mendesak mengingat masalah pembayaran honor PHL Bantargebang ini hal yang sangat krusial yang harus segera diselesaikan, karena telah berdampak buruk terhadap kondisi PHL.
“Gara-gara honor gak dibayar-bayar, PHL jadi susah, bahkan ada yang bercerai, yang lebih parah ada yang mau bunuh diri,” ungkap anggota Komisi IV yang disapa Madong.
Atas ketidak puasan tersebut, kata Ahmadi, Fraksi PKB mengusulkan digulirkan hak interplasi supaya persoalan menjadi terang.
“Saya Ahmadi atas nama Fraksi PKB mengusulkan segera dilakukan interplasi, dan itu hak sebagai anggota dewan yang diatur oleh undang-undang,”ujarnya
Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra Misbahudin ketika dimintai tanggapannya soal wacana usulan interplasi yang disuarakan Ahmadi dari Fraksi PKB mengaku belum mengambil sikap apakah mendukung atau tidaK.
“Untuk saat ini Gerindra menyikapi agar Pj Walikota Bekasi menarik ucapannya dan segera menyelesaikan soal pembayaran honor PHL,” ujarnya
Soal wacana usulan hak interplasi yang tadi dimunculkan di Paripurna jika Pj walikota tidak menarik ucapannya dan tidak menyelesaikan soal honor PHL kemungkinan Fraksi Gerindra mendukung hak interplasi tersebut, pungkasnya menambahkan.
(AZ)