Shin Tae-yong bukan sosok asing bagi sepak bola Indonesia. Selama lima tahun menangani Timnas Indonesia, ia berhasil membawa skuad Garuda menunjukkan perkembangan signifikan dan mampu bersaing di level Asia.
Selain sukses bersama Timnas Indonesia, Shin Tae-yong juga memiliki rekam jejak prestisius di level internasional. Ia pernah membawa Seongnam Ilhwa menjuarai Liga Champions Asia 2010 serta menangani Tim Nasional Korea Selatan pada Piala Dunia 2018.
Dalam kesempatan yang sama, Shin Tae-yong mengungkapkan alasan dirinya menerima tawaran Persija Jakarta. Salah satu faktor utamanya adalah kedekatannya dengan atmosfer sepak bola Indonesia yang sudah sangat dikenalnya selama melatih Timnas.
“Sebelumnya saya melatih Timnas Indonesia selama lima tahun, sehingga sangat mengenal stadion-stadion utama di Jakarta seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Jakarta International Stadium,” ujar Shin Tae-yong melalui penerjemahnya.
Ia juga mengaku telah lama mengenal Persija sebagai salah satu klub besar dengan sejarah panjang dan basis suporter yang kuat.
“Persija merupakan salah satu tim yang paling saya kenal di Indonesia. Saya melihat Persija sebagai salah satu klub terbaik yang memiliki sejarah dan dukungan suporter yang luar biasa,” ujarnya.
Meski demikian, Shin Tae-yong menilai kompetisi musim depan tidak akan berjalan mudah. Ia menyebut sejumlah klub papan atas seperti Persib Bandung, Borneo FC, dan Bali United juga memiliki kualitas yang sangat kompetitif.
“Banyak tim kuat di kompetisi Indonesia seperti Persib, Persija, Borneo FC, dan Bali United. Persaingan tentu akan sangat ketat,” katanya.
Kehadiran Shin Tae-yong diharapkan mampu meningkatkan performa Persija Jakarta, memperkuat daya saing tim, serta mengembalikan Macan Kemayoran ke papan atas sepak bola Indonesia dan kompetisi Asia.
Penunjukan pelatih berpengalaman tersebut juga menjadi sinyal keseriusan manajemen Persija dalam membangun tim yang lebih kompetitif untuk menghadapi tantangan musim 2026.(*/hel)
Komentar